13 Orang Tewas dalam Pembunuhan Massal di Kolombia

13 Orang Tewas dalam Pembunuhan Massal di Kolombia
Ilustrasi pembunuhan. (Istockphoto/Paul Bradbury)

Lembatanews.com — Setidaknya 13 orang tewas dalam pembunuhan massal yang terjadi di dua tempat berbeda di Kolombia pada akhir pekan lalu.

Pihak berwenang Kolombia mengatakan pembunuhan massal terjadi di distrik Antioquia dan Cauca, dua daerah bergejolak yang kerap dilanda aksi kekerasan selama tahun ini.
Aparat melaporkan lima petani kopi dan tiga orang lainnya tewas dibunuh dalam serangan yang terjadi di sebuah kebun pada Sabtu malam.

“Sekitar 10 pria bersenjata memasuki sebuah asrama di Kebun Gabriela dan melontarkan tembakan membabi-buta,” kata Wali Kota Betania, Carlos Villada, kepada AFP.

Pembunuhan tersebut diyakini berkaitan dengan pengedaran narkoba.

Di tempat berbeda, setidaknya lima orang tewas dan dua lainnya terluka dalam serangan di sebuah tempat biliar, bar, dan diskotek di kota kecil Argelia, Cauca.

Cauca terletak di sepanjang rute perdagangan yang menghubungkan Amerika Tengah ke AS.

Serangkaian serangan lainnya juga terjadi dan menargetkan sejumlah tempat-tempat hiburan malam.

Sejak Januari lalu, telah terjadi belasan serangan dan pembantaian di Kolombia. Berbagai aksi kekerasan itu menjadikan 2020 sebagai tahun terburuk bagi Kolombia setelah penandatanganan perjanjian damai tahun antara pemerintah dengan eks kelompok pemberontak, Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) pada 2016 lalu.

Sejumlah serangan terjadi akibat bentrokan antara Tentara Pembebasan Nasional (ELN), anggota kelompok FARC yang membelot, kelompok pemberontak lain yang pro-perjanjian damai, dan penyelundup narkoba. (sumber cnnindonesia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *