Pemkab Lembata Resmi Buka Pelelangan Empat Jabatan Tinggi Pratama

Pemkab Lembata Resmi Buka Pelelangan Empat Jabatan Tinggi Pratama
Patrisius Emi Ujan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) Kabupaten Lembata.

 

Lembatanews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata secara resmi mulai membuka pelelangan jabatan tinggi pratama (eselon II) untuk mengisi jabatan tinggi pratama (pimpinan organisasi perangkat daerah/OPD) di empat OPD yang lowong. Lelang terbuka yang mulai dibuka sejak Jumat, 20 November 2020 hingga 4 Desember 2020 itu terbuka kepada ASN di seluruh Provinsi NTT dan terkhusus di lingkup Pemkab Lembata yang memenuhi syarat untuk melamar dan mengikuti proses seleksi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) Kabupaten Lembata Patrisius Emi Ujan kepada wartawan, Sabtu, 21 November 2020 menjelaskan, empat OPD yang akan diseleksi oleh panitia seleksi promosi pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama secara terbuka itu yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Badan Keuangan dan Aset Daerah, serta Badan Pendapatan Daerah.

Dijelaskannya, Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Tinggi Pratama terdiri atas lima orang, dua orang dari unsur pemerintah yakni Sekda Paskalis Ola Tapobali sebagai Ketua Pansel dan Krpala BKD-PSDM Patrisius Emi Ujan. Ditambah dua orang dari unsur perguruan tinggi (PT) yakni Dr Ahmad Atang dari Universitas Muhammadiyah Kupang, dan Dr Herman Man dari Universitas Katolik Widya Mandira Kupang. Sedangkan mewakili unsur tokoh masyarakat yakni Firgilus Natal.

Patrisius Emi Ujan menjelaskan, Pemkab Lembata memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi ASN di seluruh kabupaten di NTT untuk ikut mendaftat dan mrngikuti seleksi. Untuk itu, Pansel telah menyiapkan, sejumlah persyaratan, yakni berstatus ASN, memperoleh persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian, memiliki pangkat/ golongan ruang serendah-rendahnya pembina (IV / a), menduduki jabatan sekurang-kurang eselon Illa minimal dua tahun dan eselon llI-b minimal tiga tahun secara terus menerus pada saat mendaftar dan memiliki kualiflkasi pendidikan minimal S-1 atau D-IV.

Persyaratan lain meliputi usia maksimal 56 tahun pada saat penetapan atau pelantikan, telah lulus dan bersertifikat diklat kepemimpinan tingkat I, semua unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya benilai baik dalam dua tahun terakhir (2018 dan 2019), tidak sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat yang dibuktikan dengan surat keterangan oleh pejabat yang berwewenang, tidak pernah dipidana pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

“Pendaftaran kita buka sejak pengumuman dikeluarkan yakni 20 November sampai 6 Desember. ASN yang berminat bisa.mengirimkan.lamarannya kepada ketua panitia seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama Kabupaten Lembata dengan tembusan disampaikan kepada Bupati Lembata dan melengkapi berbagai pesryaratan,” kata Patrisius Emi Ujan.

Ia menambahkan, untik tahapan seleksi, terdapat dua tahapqn yakni tahapan seleksi administrasi dan seleksi kompetensi. Untuk penilaian kelengkapan berkas adminitrasi yang mendukung pesryaratan dilakukan oleh sekretariat panitia seleksi

Dikatakannya, dari penilaian terhadap kelengkapan adminitrasi tersebut, selanjutnya ketua panitai seleksi akan menumumkan peserta yang lulus seleksi administrasi. Peserta yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti seleksi kompetensi bidang pada 9-10 Desember.

Setelah melewati seleksi kompetensi bidang, para peserta mengikuti uji kompetensi manajerial tanggal 11-12 Desember dilanjutkan uji kompetensi sosial kultural selama dua hari dari 13-14 Desember 2020.

“Setelah itu batu dilanjutkan dengan wawancara akhir bagi peserta pada 15-16 Desember oleh panitia seleksi dengan materi wawancara yang berstandar sesuai dengan jabatan yang akan diisi oleh para peserta seleksi dan wawancara bersifat klariflkasi serta pendalaman terhadap pelamar yang mencakup permintaan, motivasi, perilaku, dan karakter,” terang Patris Ujan.

Setelah melalui tahapan wawancara, bwtulah panitia seleksi melakukan pembahasan hasil akhir seleksi dan selanjutnya pada 19 Desember pengumuman dan penyampaian hasil akhir oleh panitai seleksi untuk.kemudiqn diusulkan kepada Bupati pada 20 Desember.

Ia tentunya berharap agar selama 15 hari prmbukaa pendaftaran, ada sekurang-kurangnya tiga peserta yang melamar pada empat jabatan yang dilelang tetsebut.

“Kalau sampai batas waktu pendaftatan ternyata belum capai batas minimal pelamar maka kita perpanjang pendaftaran. Kalau yidak.juga memenuhi syarat minima tiga maka akan mengundang pejabat administrasi yang memenuhi syarat dan ditunjuk untuk melamar pada OPD yang ada,” tetangnya.

Hanya saja ia optimistis selama masa pembukqqn pendaftaran ini akan ada banyak ASN yang melamar untuk mengikuti proses seleksi, apalagi seleksi dilakukan secara terbuka dan membuka ruang ADN di luar Lembata untuk ikut melamar.

Kepala Bidang Mutasi pada BKD-PSDM Ignasius Ile menambahkan, seleksi yqng dilakukan pada masa Pandemi Covid-19 maka panitia seleksi.akan menerapkan pengetatan aturan pe disiplinan protokol kesehatan. Setiap peserta yang mengikuti seleksi wajib mengunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir.

Panitia juga akan melakukan tes suhu terhadap peserta juga menyiapkan wadah penampung air untuk mencuci tangan. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *