Alami Kekeringan, Ile Ape dan Ile Ape Timur Terancam Gagal Panen

Alami Kekeringan, Ile Ape dan Ile Ape Timur Terancam Gagal Panen
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Lembata Mathias AK Beyeng.

 

Lembatanews.com – Intensitas curah hujan yang menurun drastis dan tidak.merata di sebagian wilayah Kabupaten Lembata kian mengkhawatirkan. Wilayah Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur merupakan dua wilayah yang paling merasakan dampak ancaman kekeringan yang terjadi. Curah hujan yang menurun drastis ini jika masih terjadi dan terus rrlanjut hingga sepekan ke depan, ancaman gagal panen sudah di depan mata.

Terhadap situasi ini, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Lembata drh Mathias AK Beyeng kepada lembatanews.com, Rabu, 26 Februari 2020 mengakui adanya penurunan intensitas curah hujan yang terjadi dalam sebulan terakhir. Selain itu, hujan yang turun juga tidak.merata di seluruh wilayah Lembata. Akibatnya, ada sejumlah wilayah di pesisir seperti Ile Ape, Ile Ape Timur, pesisir Nubatukan, dan pesisir Lebatukan mengalami ancaman kekeringan.

Namun, mengingat saat ini masih dalam vase vegetatif, maka belum dapat diklaim adanya ancaman gagal panen akibat kekeringan itu.

Karenanya, saat ini ia sudah meminta kepada seluruh petugas lapangan untuk melakukan pendataan areal yang mengalami ancaman kekeringan. Selanjutnya, setelah data akurat sudah diperoleh, barulah diambil langkah penanganan lebih lanjut.

Dia menjelaskan, setelah data masuk, baru pihaknya berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Sosial PMD untuk penanganan secara kolaborasi.

“Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan bisa turun hujan. Kalau hujan, maka karena dalam vase vegetatif maka tanaman masih bisa diselamatkan. Yang ingin terancam sekarang itu tanaman jagung yang di tanam antara bukan Januari dan Februari,” kata Mathias Beyeng.

Terkait ancaman kekeringan yang bisa berdampak pada gagal panen, Mathias Beyeng menjelaskan bahwa intensitas hujan yang kurang bisa berdampak pada gagal panen. Namun, keputusan gagal panen belum dikeluarkan karena saat ini masih dalam vase vegetatif. Jika pada vase ini hujan masih turun beberapa hari kedepannya, maka tanaman petani masih bisa diselamatkan. Sehingga, ancaman gagal panen bisa ditepis. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *