Asistensi Ranperda APBD TA 2020 Menuai Protes

Asistensi Ranperda APBD TA 2020 Menuai Protes

Lembatanews.com – Kalangan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Lembata mempersoalkan rencana asistensi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun Anggaran (TA) 2020. Persoalan muncul karena dari 13 anggota Banggar, tidak semuanya diikutsertakan dalam asistensi ke Pemerintah Provinsi NTT. Naasnya lagi, dua Wakil Ketua Badan Anggaran Begu Ibdlrahim dan Gewura Fransiskus tak ikut dalam rombongan asistensi tetapi justru dua anggota Dewan dari Partai Golkar yang bukan anggota Banggar ikut dalam asistensi ke Pemprov.

Sejumlah anggota Banggar yang tak ikut serta dalam asistensi di antaranya, Gabriel Pole Raring (PDIP), Laurensius Ola (PAN), Gregorius Amo (PKB), Yosep Boli Muda (PKB), Florentinus Ola Kian (PDIP). Para anggota Banggar yang tidak ikut serta dalam asistensi adalah anggota Banggar dari fraksi yang menyatakan menolak Ranperda APBD TA 2020 ditetapkan. Anggota Banggar yang mendapatkan disposisi dari pimpinan untuk berangkat hanya anggota Banggar dari fraksi yang dalam pendapat akhir fraksinya menyatakan menerima.

Para anggota Banggar yang tak diakomodir berangkat pun berkoordinasi untuk membangun kekuatan memprotes kebijakan Ketua DPRD Lembata Petrus Gero itu. Mereka lalu meminta Petrus Gero bertemu mereka di gedung Peten Ina guna menjelaskan persoalan itu pada Sabtu (23 November 2019).

Bahkan, salah satu anggota Banggar dari Fraksi Demokrat Siap Anton Leumara siap membatalkan tiketnya dan tidak ikut berangkat kalau rekan-r kan anggota Banggar lainnya tidak ikut dalam rombongan asistensi ke Pemprov.

Pantauan media ini, hingga pukul 13.42, Sabtu (23 November 2019), masih dilangsungkan pertemuan di ruang rapat Banggar/Banmus yang dihadiri Ketua DPRD Petrus Gero, Wakil Ketua Dewan Begu Ibrahim dan sejumlah anggota Banggar di antaranya, Yosep Boli Muda, Gregorius Molan, Gabriel Pole Raring, Florrntinus Ola Kian, Lorensius Ola, Anton Leumara. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *