ASN Penyebar Identitas Suami-Istri ODP Dinonjobkan. Dan Ditempatkan di Bagian Pembangunan Setda Lembata

ASN Penyebar Identitas Suami-Istri ODP Dinonjobkan. Dan Ditempatkan di Bagian Pembangunan Setda Lembata
Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langodai

 

Lembatanews.com – Oknum aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata Marsel Taranpiraq yang pertama kali membocorkan informasi dan idrntitas lengkap pasangan suami istri yang baru pulang dari Inggris dan dalam ODP Covid-19 akhirnya dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Puskesmas Wulandoni. Saat ini ia ditempatkan sebagai staf pada Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Lembata.

Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langodai saat ditanyai soal pencopotan Kampus Wulandoni mengaku belum menerima laporan pencopotan dimaksud. Namun setelah mendapatkan informasi dari Sekda Paskalis Ola Tapobali bahwa oknum ASN dimaksud sudah dicopot dan ditempatkan di Bagian Pembangunan Setda Kabupaten Lembata, Wabup Langodai mengatakan langkah itu sebagaunoeringatan bagi semua ASN dan tenaga kesehatan untuk lock down mulut dan tidak.mrnjadi penyebar informasi apalagi membocorkan rahasia dan identitas pasien apalagi dalam kaitan dengan OFP Covid-19.

Sekda Paskalis Ola Tapobali yang mendampingi Wabup Langodai mengatakan bahwa SK pencopotan Marsel Taranpiraq sudah dikeluarkan. Setelah dicopot, oknum ASN tersebut saat ini ditempatkan pada Bagian Pembangunan Setda Lembata.

Informasi.asi yang dihimpun lembatanews.com menyebutkan, pencopotan itu dilakukan selain karena oknum ASN itu menyebarkan informasi pasien ODP-Covid-19, juga kemungkinan karena oknum ini bersoal jawab dengan Kepala Dinas Kesehatan dr Lusia Shandra saat ditegur karena sudah menyebarkan informasi ODP tersebut.

Hal mana, semua pernyataan-pernyataannya yang dikirim kepada Kadis Kesehatan dibaca langsung oleh Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur saat dilaporkan oleh Kadis Kesehatan. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *