Banjir Lahar Dingin Terjang Desa Lamau

Banjir Lahar Dingin Terjang Desa Lamau
Banjir lahar dingin terjadi usai hujan mengguyur Desa Lemah, Minggu, 6 Desember 2020 siang. 

 

Lembatanews.com – Hujan yang mengguyur sebagian Kota Lewoleba dan wilayah Ike Ape pada Minggu, 6 Desember 2020 siang, telah menyebabkan terjadinya banjir lahar dingin di Desa Lamau, Kecamatan Ile Ape Timur. Banjir membawa material erupsi Gunung Api Ile Lewotolok melintasi kali mati di desa ini.

Tampak lumpur hitam mengalir deras terbawa air dari wilayah pegunungan yang diguyur hujan deras. Banjir itu terjadi selepas hujan deras mengguyur Desa Lamau Minggu Siang.

Warga yang masih berada di Desa Lemau keluar rumah menyaksikan banjir lahar dingin yang terjadi dan mengabadikan kejadian langka itu.

Video banjir lahar dingin yang diabadikan warga tersebar luas di kalangan warga di Kota Lewoleba dan menjadi viral di media sosial.

Hingga Minggu, 6 Desember 2020, erupsi Gunung Api Ile Lewotolok sudah berangsur menurun. Gemuruh dari perut gunung sudah tak kedengaran lagi.

Bunyi gemuruh hanya terjadi pada Sabtu hingga malam hari. Bunyi gemuruh dari gunung disambut Guntur dan kilat pasca hujan deras mengguyur Kota Lewoleba dan sekitarnya sejak siang hingga malam hari

Walau aktivitas gunung mukai berangsur berkurang, namun Pemkab Lembata belum mengizinkan warga yang berada di dalam zona merah untuk pulang ke rumah. Pemkab Lembata baru memulangkan sekitar 600 lebih pengungsi yang berada di luar zona merah. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *