Bantu Penanganan Covid-19, Pemda Lembata Rekrut 20 Perawat Outsourcing

Bantu Penanganan Covid-19, Pemda Lembata Rekrut 20 Perawat Outsourcing
 Paskalis Ola Tapobali, Sekda Lembata

Lembatanews.com–  Untuk membantu penanganan Covid-19 di Kabupaten Lembata, pemerintah telah membuka pendaftaran tenaga perawat yang akan dipekerjakan dengan sistem tenaga kerja sama operasional (KSO) atau outsourcing. Dibutuhkan sebanyak 20 orang perawat yang akan ditempatkan di puskesmas.

Demikian dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lembata Paskalis Ola Tapobali kepada media ini di kantor bupati Lembata, Kamis, 26 Maret 2020.

Sekda Paskalis Tapobali menjelaskan, tenaga perawat outsourcing khusus perawat 20 orang yang ditempatkan di puskesmas itu berada di bawah kendali Gugus Tugas  Percepatan penanganan Covid-19.

“Ada yang nanti diperbantukan ke puskesmas tergantung situasi. Kalau perkuat di Lewoleba maka di Lewoleba semua tapi kalau tidak.maka dikirim.ke puskesmas,” jelasnya.

Para perawat yang direkrut itu akan dikontrak selama dua bulan ke depan dan dapat diperpanjang tergantung situasi siaga darurat Covid-19.

Ia menjelaskan, saat ini Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) juga sedang melakukan rasionalisasi angggaran untuk menyisir anggaran guna menambah alokasi anggaran penanganan Covid-19. Semula, pemerintah sudah berupaya menyiapkan anggaran Rp5 miliar untuk mempersiapkan RSUD Lewoleba sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 dan pengadaan APD.

Namun, kemudian dipandang perlu untuk menambah alokasi anggaran menjadi Rp11 miliar. Sehingga, akan dikurangi dan diambil anggaran dari program dan kegiatan yang tidak terlalu urgen untuk dimasukan dalam.anggaran penanganan Covid-19.

Anggaran tersebut, terangnya, tidak saja untuk  penanganan Covid-19, tapi juga u tuk penanganan ekonomi. Karena itu, perlu pula memperhatikan harga pasar. Sehingga, pihaknya Tah menurunkanpeyugas untuk mengingatkan para pedagang agar tidak.mengambil keuntungan   di tengah situasi Covid-19.

“Khusus untuk harga kebutuhan pokok dan bahan penting, APD dan obat obatan kalau secara sepihak naikan harga maka izinya dapat dicabut khusus untuk apotek. Sedangkan toko-toko akan koordinasi dengan.polisi jika masuk dalam maklumat Presiden maka polisi bisa menindaklanjuti,” tegas Paskalis Tapobali.

Dalam pengumuman yang ditandatangani Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langodai, dan ditujukan   kepada para pencari kerja di lingkungan Pcmerintah Kabupaten Lembata tertanggal  26 Maret 2020 tentang Penenmaan Tenaga Kerja Sama Operasional (KSO)/Outsourcing

Dalam surat itu diumumkan kepada seluruh pencari kerja d1 lingkungan Pementah Kabupaten Lembata bahwa Pemerintah membuka lowongan penerimaan tenaga KSO/outsourcing  dalam upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Kabupaten Lembata dengan masa kerja dua bukan dan dapat diperpanjang.

Batas waktu pemasukan.lamatan pada 27 Maret 2020 di Badan Kepegawaian Daerah dan PSDM. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *