Baru Selesai Kerja, Plafon Gedung Baru RSUD Lewoleba Sudah Runtuh

Baru Selesai Kerja, Plafon Gedung Baru RSUD Lewoleba Sudah Runtuh
Plafon gedung baru RSUD Lewoleba runtuh akibat rembesan air, Senin (13 Januari 2020)

 

Lembatanews.com – Plafon di gedung baru RSUD Lewoleba yang dikerjakan PT Trans Lembata menghabiskan aloksi anggaran sebesar Rp11,4 miliar yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Tahun Anggaran 2018 sudah runtuh. Kerusakan disebabkan rembesan air akibat wataer proof yang tidak baik.

Pantauan Lembatanews.com pada Senin (13 Januari 2020), plafonn yang dibuat dari bahan gibsum tersebut runtuh dan bolong hampir empat meter.

Tampak sejumlah pekerja sudah mulai memperbaiki kerusakan yang terjadi.

Haris, saah satu persatu dari PT Trans Lembata yang mengkoordinir para pekerja memperbaiki plafon yang rusak mengakui, plafon tersebut rusak karena rembesan air akibat waterprofing yang belum merata.

Pihaknya akan berupaya memperbaiki plafon yang tidak. Namun, lanjutnya, sebelum memperbaiki plafon, akan dilakukan perbaikan waterproof terlebih dahulu agar rembesan tak lagi terjadi.

“Untuk perbaiki waterproof kita tunggu satu dua hari dulu sampai kering berurusan baru diperbaiki. Kalau masih basah tidak bisa dilakukan,” jelas Haris.

Direktur RSUD Lewoleba dr Bernard Beda menjelaskan, kerusakan yang terjadi dalam masa pemeliharaan ini masih menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana. Karena itu, pihak kontraktor yang akan melakukan perbaikan

“Targetkan satu Minggu harus selesai.
Waktu lakukan waterproof tidak rata dan minta dirombak semua,” tegasnya.

Secara keseluruhan, terangnya, pekerjaan gedung baru berlantai dua itu sudah 100 persen dan beberapa bagian bahkan sudan difungsikan, seperti poli dan rekam medik dan dalam waktu dekat ICU juga sudah bisa digunakan. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *