BKD-PSDM Lembata Usulkan Percepatan Uji SKB

BKD-PSDM Lembata Usulkan Percepatan Uji SKB
Ilustrasi. Peserta uji SKD pada Minggu, 9 Januari 2020 lalu. 

 

Lembatanews.com – BADAN Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) Kabupaten Lembata mengajukan permohonan percepatan pelaksanaan uji seleksi kompetensi bidang (SKB) ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional X Denpasar. Ini SKB sesuai rencana baru dilaksanakan sekitar akhir bulan Maret mendatang. Percepatan pelaksanaan uji SKB karena dikhawatirkan pada akhir Maret biasanya terjadi cuaca ekstrem dan dapat menghambat peserta yang akan mengikuti uji SKB.

Hal itu disampaikan Kepala BKD-PSDM Kabupaten Lembata Patrisius Emi Ujan kepada lembatanews.com di ruang kerjanya, Senin, 24 Februari 2020.

Patris Ujan menjelaskan, setelah menggelar uji seleksi kompetensi dasar (SKB) selama tujuh hari, srjak Minggu, 9februati sampai Sabtu, 15 Februari 2020 lalu, sebanyak 762 peserta telah dinyatakan lolos dan memenuhi syarat pasinggrade dari total 2.830 peserta yang mengikuti tes SKD dari 2.890 peserta yang melamar. Data peserta yang memenuhi syarat pasinggrade dimaksud sudah disampaikan ke BKN Regional X Denpasar untuk selanjutnya menetapkan peserta yang berhak mengikuti uji SKB.

“Kita hanya urutan sesuai pasinggrade dan usulkan ke BKN. Peserta yang lolos dan berhak ikut SKB ditetapkan BKN,” kata Patris Ujan.

Dia menjelaskan, dari 141 formasi yang diperuntukkan bagi Lembata, terdapat lima formasi tanpa pelamar. Sehingga tersisa 136 formasi. Pada saat tes SKB, terdapat dua formasi yakni dokter umum yang pesertanya tidak mengikuti tes. Sehingga, tersisa 134 formasi yang terisi dan terdapat peserta tes yang memenuhi syarat pasinggrade.

Dia menguraikan, dari 762 peserta yang memenuhi syarat pasinggrade dan diajukan ke BKN, nantinya akan ditetapkan jumlah peserta yang memenuhi syarat mengikuti tes SKB. Bagi mereka yang tak mengikuti tes SKB tahun ini, akan masuk dalam kategori P1TL atau prioritas satu tidak lulus tahun ini dan mereka akan diprioritaskan jika ada formasi pada seleksi CPNSD tahun depan. Jika formasi mereka disiapkan, maka mereka secara otomatis langsung mengikuti uji SKB. Mereka tak lagi melamar dan mengikuti uji SKD

“BKN akan menetapkan 134 dikali 3 sehingga hanya akan ada 402 peserta yang ikut SKB. Sisanya masuk P1TL dan nanti kalau ada tes mereka langsung ikut SKB,” kata Patris Ujan. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *