Budaya Hidup Sehat Selama Pandemic Covid-19, Harus Dibawa Terus Pasca Covid-19

Budaya Hidup Sehat Selama Pandemic Covid-19, Harus Dibawa Terus Pasca Covid-19
Ketua TP PKK Kecamatan Lebatukan Ni Luh Sherliwiyanti melantik ketua TP PKK tingkat desa dari tiga desa di kantor Camat Lebatukan, Senin, 27 April 2020 disaksikan Ketua TP PKK Kabupaten Lembata Yuni Damayanti. 

 

Lembatanews.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata Yuni Damayanti meminta kepada segenap anggota PKK baik di tingkat kecamatan maupun di tingkat desa untuk tetap mempertahankan budaya hidup sehat seperti rajin mencuci tangan, mandi dua kali sehari, dan menggunakan masker saat keluar rumah yang sudah dilakukan selama Pandemic Covid-19.

Harapan itu disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata Yuni Damayanti pada acara pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK tingkat desa dari tiga desa yakni Desa Tapolangu, Atakowa, dan Desa Lerahinga yang dilangsungkan di kantor Camat Lebatukan, Senin, 27 April 2020.

Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK tiga desa itu dilakukan oleh Ketua TP PKK Kecamatan Lebatukan Ni Luh Sherliwiyanti disaksikan Ketua TP PKK Kabupaten Lembata Yuni Damayanti.

Ketua TP PKK Kabupaten Lembata Yuni Damayanti memberikan arahan pada pelantikan TP PKK desa di kantor Camat Lebatukan.

 

Yuni Damayanti mengatakan, PKK sebagai sebuah organisasi harus ikut serta dan sejalan dengan program pembangunan yang digalakkan pemerintah kabupaten.

“Dalam rangka bantu pemerintah cegah covid, peran PKK harus benar-benar ada. PKK harus memberdayakan dari desa,” tegas Yuni Damayanti.

Untuk itu, ia mengharapkan para penjabat kepala desa untuk ikut mensuport PKK di desa walau disadari bahwa banyak anggaran dipangkas untuk penanganan Covid-19. Walau demikian, PKK di desa jangan putus harapan dan berpangku tangan, akan tetapi harus berdaya dan berkarya.

Ia juga mengimbau kepada para ketua TP PKK desa untuk ikut mengkampanyekan budaya mengkonsumsi kelor dan menjelaskan manfaat makan kelor kepada masyarakat.

Mengkonsumsi kelor, lanjutnya, memiliki banyak.manfaat. Di tengah Pandemic Covid-19, mengkonsumsi kelor dapat meningkatkan antibodi dan memperkuat imunitas tubuh.

Kelor, lanjutnya, juga kaya akan vitamin tinggal diatur variasi pengolahannya.

“Kelor itu murah meriah dengan aneka vitamin dan kadang saya karena vitamin itu ukurannya besar dan tidak bisa telan jadi lebih baik makan kelor satu mangkuk,” kata Damayanti.

Menurut rencana, lanjutnya, TP PKK Kabupaten menggelar pelatihan pengolahan kelor di kecamatan yang melibatkan TP PKK desa. Hanya saja, karena terkendala Covid-19 sehingga pelatihan belum dapat dilaksanakan.

Karenanya, pasca Pandemi Covid-19, pelatihan akan dilaksanakan dengan sasaran di desa-desa dengan angka stuntingnya tinggi.

Untuk itu ia mengimbau agar di tengah Pandemic Covid-19, kasus stunting dan DBD harus tetap menjadi perhatian.

“Teruslah berkarya, kreativitas jangan berhenti, dan tanggung jawab sebagai ketua PKK di desa,” tandas Yuni Damayanti. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *