Buka Aktivitas Pariwisata, Dinas Budpar Tetap Kedepankan Protokol Kesehatan

Buka Aktivitas Pariwisata, Dinas Budpar Tetap Kedepankan Protokol Kesehatan
Apolonaris Mayan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lembata.

 

Lembatanews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata telah mulai membuka aktivitas di sejumlah objek wisata unggulan yang ada di Kabupaten Lembata. Aktivitas di lokasi wisata yang telah dibuka tetap mengedepankan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker saat masuk ke area wisata, mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak di lokasi wisata.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lembata Apolonaris Mayan dalam dialog virtual dengan tema Lembata Back to Normal yang digelar di Kuma Resort, Senin, 15 Juni 2020 malam.

Seiring dengan pencanangan ‘Back to Normal’ oleh Pemkab Lembata, terang Apol Mayan, maka sejumlah akses ke objek wisata unggulan di Lembata pun mulai dibuka. Sebelum mulai dibuka, Disbudpar telah melakukan sosialisasi di sejumlah titik objek wisata yang akan dibuka, seperti di Bukit Cinta, Pantai Mutiara, Pantai Waijarang, Pantai Ohe, dan Pusat Kuliner Pantai Lewolein di Desa Dikesare, Kecamatan Lebatukan.

“Terkait pariwisata Lembata, tetap pada koridor protokol.kesehatan dan merujuk pada surat Gubernur NTT pada 27 Mei 2020 tentang pembukaan persiapan new normal,” katanya.

Senja di Pantai Pasir Putih, Mingar.

Dinas, lanjutnya, telah mempersiapkan kebijakan prokol kesehatan terkait pariwisata. Dalam.kaitan dengan tatanan normal baru (new normal atau back to normal, untuk Lembata dalam penerapannya memperhatikan tiga unsur yakni kebersihan, kenyamanan, dan keamanan. Terkait dengan ketentuan new normal ada beberapa aspek yang sudah disosialisasikan di beberapa titik yang akan dibuka yakni pembenahan objek wisata yang disesuaikan dengan kondisi new normal.

“Jika sebelumnya tidak ada wadah cuci tangan maka sudah disiapkan, imbauan gunakan masker, pengukur suhu dan hand sanitizer, serta harus ada perangkat untuk selalu mengingatkan para wisatawan lokal yang berkunjung untuk selalu menjaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan,” tegas Apol Mayan.

Pengaturan protokol.kesehatan diarahkan kepada penjaga, pengunjung, dan mereka yang bergerak di bidang usaha jasa. Setiap usaha pariwisata baru beberapa yang dibuka yakni Bukit Cinta, Pantai Mutiara, Pantai Waijarang, Pojok Cinta di Balauring, Pantai Pasir Putih Mungkar, Pantai Ohe, dan Desa Wisata di Lewolein.

Pembukaan sejumlah objek wisata unggulan di Lembata itu, lanjutnya, dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan ekonomi daerah.

“Batasi sungguh yang datang dan tidak disiplin. Di lokasi wisata disiapkan masker dan bisa dibeli. Pengukuran suhu jika di atas 37 maka sesuai arahan WHO jelas tidak diizinkan memasuki area wisata,” terangnya.

Ke depan, urainya, jika eskalasi terus menurun, maka akan semakin diperluas dan memperbolehkan wisatawan dari luar bisa masuk ke Lembata. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *