Buka MTQ X Lembata,, Bupati dan Ketua DPRD Saling Berbalas Pantun

Buka MTQ X Lembata,, Bupati dan Ketua DPRD Saling Berbalas Pantun
Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur didampingi Forkopimda membuka MTQ X 2020. 

 

Lembatanews.com – BupatiLembata Eliaser Yentji Sunur dan Ketua DPRD Lembata Petrus Gero saling berbalas pantun saat tampil membawakan sambutan saat acara pembukaan MTQ X Tingkat Kabupaten Lembata di Pantai Wulen Luo, lapangan eks Harnus pada Selasa, 17 Maret 2020. Pantun Bupati Sunur adalah pantun untuk membalas pantun dari Petrus Gero yang lebih dulu tampil membawakan sambutan.

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dalam sambutannya mengharapkan hakikat dan makna MTQ menjadi spirit penyelenggaraan sehingga membahasakan nilai-nilai kemanusiaan saat melantunkan MTQ.

Bupati Sunur mengatakan kita ingin kehidupan di Lembata tetap damai dan indah, serta penuh optimisme.

Sementara itu ketua DPRD Lembata Petrus Gero dalam sambutannya mengatakan Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Lembata merupakan suatu momentum strategis dan vital dalam melahirkan generasi-generasi yang memiliki kecerdasan spiritual, kecerdasan sosial dan kecerdasan moral sebagai modal untuk membangun masyarakat Lembata yang religius, rukun, dan damai.

Ia mengatakan, MTQ tidak hanya merupakan sebuah musabaqah (Perlombaan) untuk mencari juara atau yang terbaik, tetapi juga menjadi yang terbaik dalam mengimplementasikan nilai-nilai Alkur’an sebagai pedoman hidup umat muslim dalam kehidupan sehari-hari.

Pengibaran bendera MTQ

Petrus Gero mengharapkan MTQ merupakan kegiatan silaturahmi untuk meningkatkan toleransi. Toleransi merupakan warisan lelurur dan budaya. Ia juga meminta kesiapan Lembata sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi NTT pada bulan Juni mendatang.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Lembata Said Kopong mengatakan, penyelenggaraan MTQ X tingkat Kabupaten Lembata kali ini mengusung tema: “membumikan Alkuran dalam bingkai taan tou menuju Lembata yang produktif dan berdaya saing untuk kesejahteraan rakyat berkelanjutan” memiliki arti penting.

Said Kopong mengatakan, melalui penyelenggaraan MTQ sebagai event dua tahunan, diharapkan mendongkrak derajat keimanan dan ketaqwaan umat muslim, juga memperkokoh toleransi dan kerukunan umat beragama di daerah ini.

“MTQ kaii ini menjadi ajang menggalang kekuatan dalam rangka mensukseskan MTQ XXVIII tingkat Provinsi NTT yang akan dilangsungkan di Lembata tanggal 18-26 Juni 2020 akan datang,” tegas Said Kopong

Ketua Umum Panitia Pelaksanaan MTQ X tingkat Kabupaten Lembata Maria Anastasi Barabaje mengatakan, maksud dan tujuan dilaksanakannya MTQ X tahun 2020 adalah untuk menumbuhkembangkan pemahaman dan pengamalan kandungan Al-Qur’an serta menghasilkan Qori dan Qoriah terbaik untuk masing-masing golongan sesuai cabang yang dilombakan untuk selanjutnya mewakili Kabupaten Lembata pada MTQ XXVIII Tingkat Provinsi NTT yang akan berlangsung pada bulan Juni, di Lewoleba Kabupaten Lembata.

MTQ X diikuti delapan kecamatan minus Kecamatan Atadei. MTQ memperlombakan lima cabang. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *