Bupati Sunur Dorong Pencegahan Penyebaran Covid-19 Berbasis Desa

Bupati Sunur Dorong Pencegahan Penyebaran Covid-19 Berbasis Desa
Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata Paskalis Ola Tapobali saat rakor melalui Vidio converensi dari Tuhan Bupati, Kuma Resor, Senin, 6 April 2020.

 

Lembatanews.com – Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur mendukung penuh langkah pemerintah desa melakukan pembatasan terhadap orang dari luar yang masuk ke desa. Karena itu, ia meminta Kesbangpolinmas dan.Sapol PP untuk memastikan Linmas dan kepala desa untuk bekerja sama memantau ODP di desa.

“Ini sudah masuk siaga penuh. Siapapun kecuali warga desa harus ditanyai riwayat perjalanannya. Kalau meragukan jangan dimasukan dalam desa, dikembalikan. Supaya semua satu pintu. Kirim kembali ke kabukaten untuk diamankan di kabupaten,” tegas Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur saat rapat koordinasi melalui vidio converensi d Ngan Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langodai dan pimpinan OPD serta camat dari rumah jabatan Bupati Lembata, Kuma Resor, Desa Waijarang, Kecamatan Nubatukan, Senin, 6 April 2020.

Bupati Sunur mengatakan, pencegahan penyebaran Covid-19 berbasis desa, maka pimpinan OPD akan ditunjuk untuk menjadi koordinator. Pimpinan OPD selaku koordinator desa diharaokan.melakukan mitigasi dan deteksi. Mencatat data OPD dan pengadministrasian.harus jelas.
“Masuk.kapan, riwayat perjalanannya dan ada di desa mana, karantina hari ke berapa dan tim medis di puskesmas harus turun memeriksa ke rumah setiap hari. Masalah BBM koordinasi dengan Gugus Tugas,” tegas Bupati Sunur.

Dikatakannya, dari aspek penting cegahan, diuoayakan untuk meminimalisir potensi penularan yang saat ini derajatnya tinggi. Dasarnya banyak orang disreaning dan pelaku perjalanan dalam pemantauan yang tiap hari.meningkat sehingga status siaga darurat masuk.kategori penularan tinggi, sehingga perlu diambil langkah sesegera mungkin. “Jangan tunggu ada masalah dulu baru sibuk. Lebih baik sibuk dari awal untuk lakukan pencegahan,” imbaunya.

Ia juga mengharapkan para kepala desa dan Linmas juga berkoordinasi untuk mendeteksi mobilisasi menggunakan sampan dan perahu kecil dari Solor, Adonara, dari Kabir, Baranusa, dan Pantat masuk ke Lembata. Sebab, saat ini pemerintah sudah melarang pelayaran kapal penumpang dari Larantuka yang ditutup selama dua.minggu sejak Senin, 6 April dan baru akan dibuka dua Minggu mendatang.

Pada rakor vicom itu, Bupati Sunur juga memarahi sejumlah camat yang tak ikut vicom. Ia minta Asisten I Sekda untuk membuat suratbyeguran keras kepada empat camat yakni Camat Ile Ape, Ile Ape Timur, Buyasuri, dan Atadei.

Ia minta agar jika sudah menerima.jadwal vicom, harus.menyiaokan diri. Jika di kantor tidak memiliki sinyal, harus.mencari.lokasimlain yang ada sinyal.(tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *