Bupati Sunur Keliling Bagikan Bantuan dari Unicef dan Julie Sutrisno Laiskodat

Bupati Sunur Keliling Bagikan Bantuan dari Unicef dan Julie Sutrisno Laiskodat
Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur menyerahkan bantuan dari Unicef dan Julie Sutrisno Laiskodat kepada para pengungsi, Rabu, 23 Desember 2020.

 

Lembatanews.com – Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur pada Rabu, 23 Desember 2020 sore berkeliling ke rumah penduduk dan tenda pengungsian untuk mendistribusikan bantuan kepada para pengungsi korban erupsi Gunung Api Ile Lewotolok. Bantuan yang didistribusikan merupakan donasi dari Unicef, salah satu lembaga resmi PBB yang mengurusi kesehatan dan anak-anak kerja sama dengan Julie Sutrisno Laiskodat, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT.

Pantauan lembatanews.com pada Rabu sore, Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur didampingi Kapolres Lembata AKBP Yoce Marthen, Kalak BPBD Lembata Thomas Tip Des, Kadis Kominfo Markus Labi, dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Lembata mendatangi salah satu rumah penduduk di Wangatoa yang menampung para pengungsi. Di tempat ini, sebanyak 43 kepala keluarga (KK) pengungsi di sekitar Wangatoa dikumpulkan untuk menerima paket bantuan dari Unicef dan Tim Penggerak PKK Provinsi NTT.

Setiap KK mendapatkan satu paket family kit yang terdiri atas perlengkapan mandi, seperti ember ukuran sedang, gayung, sabun mandi, odol, sikat gigi, handuk, penjepit kuku, hingga pembalut.

Bupati Sunur mengatakan, paket yang dibagikan merupakan bantuan dari Unicef bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi NTT.

“Harap bantuan ini dapat dipakai dengan baik dan jangan sampai buka toko di kampung,” katanya.

Di hadapan para pengungsi, Bupati Sunur juga menyampaikan bahwa mulai 26 Desember 2020, para pengungsi sudah bisa pulang. Akan tetapi, pemulangan dilakukan secara bertahap.

“Nanti 26 Desember kita kasih hadiah Natal. Sudah bisa pulang. Tapi nanti anak muda dan bapak-bapak yang kuat dulu pulang supaya bersihkan rumah. Sudah bersih baru anak-anak, ibu hamil dan lansia pulang. Natal rayakan di sini dulu. Natalkan bia di mana-mana,” kata Bupati Sunur.

Kalak BPBD Lembata Thomas Tip Des mengatakan, Unicef dan Tim Penggerak PKK Provinsi NTT memberikan bantuan sebanyak 250 paket family kit yang diterima posko utama pengungsi. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *