Bupati-Wabup Lembata Beri Piagam Kantor Terkotor

Bupati-Wabup Lembata Beri Piagam Kantor Terkotor

Lembatanews.com – Dalam rangka merayakan HUT ke-74 Kemerdekaan Indonesia, Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dan Wakil Bupati Thomas Ola Langodai memberikan penilaian kantor terkotor di OPD lingkup Pemkab Lembata. Tiga kantor ditetapkan sebagai kantor terkotor yakni terkotor pertama Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas), terkotor kedua Dinas Sosial PMD dan terkotor ketiga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan.

Penilaian dilakukan oleh tim yang dibentuk oleh Bupati dan melakukan penilaian secara diam-diam dengan mendatangi semua kantor dinas dan badan lingkup Pemkab Lembata.

Pembacaan dan penyerahan piagam kantor terkotor dilakukan usai acara resmi peringatan HUT Kemerdekaan RI, Sabtu (17 Agustus 2019) dan diserahkan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Lembata

Sebelum menyerahkan piagam, Bupati Yance Sunur mengatakan,, sebenarnya ia mauengumumkan dan menyerahkan piagam yang pada saat acara resmi. Hanya saja, karena penilaian itu batu yang pertama, maka diserahkan di luar acara resmi dan hanya dihadiri para ASN.

Penilaian dan penyerahan piagam tersebut sebagai model dan baru dilakukan penilaian selama tiga bulan terakhir.

“Ada orang yang dikirim ke kantor-kantor untuk lihat kebersihan di dalam dan di luar kantor, tempat parkir. Tamu yang masuk belum dilayani dengan baik. Ada yang cuek-cuek,” kata Sunur.

Ke depan, selain memberikan penilaian kebersihan, juga akan dinilai kategori inovasi. Pimpinan OPD yang inovatif tidak akan dipindahkan.

“Kali ini kita beri penilaian kantor terkotor. Ini kejutan. Nanti setiap bulan di apel 17 diumumkan yang terkotor. Yang bersih tidak diumumkan. Akumulasi nilai akan diumumkan pada apel 17 Agustus dan kepala dinasnya berdiri di depan,” tegas Sunur.

Penghargaan, lanjutnya, akan diserahkan di depan seluruh peserta apel.

“Mereka bertiga ini terkotor kantornya. Bukan orangnya. Orangnya bersih,” katanya. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *