Featured

Parpol dan Calon Tak Mutu, Problem Utama Ongkos Mahal Pilkada

Lembatanews.com  — Wacana evaluasi pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung bergulir belakangan ini. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjadi sosok yang menyodorkan wacana untuk mengevaluasi pilkada langsung. Tito menyorot biaya politik yang mahal dalam setiap pelaksanaan, khususnya modal dari calon maupun partai pengusung, serta potensi konflik di tengah masyarakat selama pesta demokrasi lima tahunan. Ia bahkan menyebut ongkos menjadi seorang bupati saja mencapai Rp30 miliar. Sementara untuk menjadi gubernur bisa lebih besar lagi ongkos

20 Tahun Otonomi Daerah, Kilas Balik Sejarah Lembata

Foto Dokumenter seputar Statement 7 Maret 1954. Foto: Thomas Ataladjar/Dok Pribadi) Oleh Karolus Kia Burin Lembatanews.com – Seiring dengan bergulirnya waktu, tak terasa Lembata memasuki  usia 20 tahun sebagai daerah otonom, dan berdiri sendiri sebagai sebuah kabupaten baru yakni, Kabupaten Lembata.Ibarat manusia tengah menanjak dewasa. Lagi tumbuh kembang dengan geliat pembangunan. Pembentukan Lembata sebagai kabupaten definitif,  berdasarkan Undan Undang RI Nomor 52 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Lembata. Tepatnya, Lembata menjadi

Revisi UU KPK dan Taruhan Besar di Tangan Jokowi

DEWAN Perwakilan Rakyat (DPR) ‘diam-diam’ telah menyetujui draf rancangan perubahan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) dalam rapat Badan Legislasi (Baleg) pada 3 September lalu. Kemudian rancangan itu juga langsung disetujui seluruh fraksi menjadi inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna, kemarin Kamis (5/9). Tak ada penyampaian pandangan masing-masing fraksi secara terbuka, dan hanya diberikan secara tertulis saja kepada pimpinan Rapat Paripurna. Dan, setelah RUU perubahan UU

Macan Jawa di Final Piala Dunia

Tampil di Piala Dunia masih sebatas mimpi buat timnas Indonesia. Sementara keterwakilannya sudah eksis sejak 1974 lewat sosok Macan Jawa. Oleh Randy Wirayudha Undian coin toss jelang kick off final Piala Dunia 1974 antara Jerman Barat vs Belanda/Foto: Twitter @MotherSoccerNL. (Inset kanan: koin Rp2000 rupiah/Foto: Repro Koleksi Museum Bank Indonesia) DARI tiap gelaran Piala Dunia, hingga kini Indonesia masih dalam tahap hanya bisa bermimpi untuk ikut di dalamnya. Di Piala Dunia

Koli Bolo dan Purek Lolong  Koli

(Sejarah Pengembaraan Suku Pureklolong Koli dari Lewohala ke Tokojaeng) Oleh Bosco Ritan-Benediktus Bedil Konon, di Lewohala (kampung yang sekarang di kenal dengan nama Baopukang), hiduplah 2 orang kakak beradik. Yang kakak bernama Koli dan yang adik bernama Keluli. Mereka ditinggal pergi oleh kedua orangtuanya ketika masih kecil. Karena itu mereka tidak tahu siapa yang sulung dan siapa yang adik. Ketika memasuki keluarga dan harus menjalankan ritus “pao ama opo” keduanya

Orang Asli Tokojaeng

(Kisah sejarah asal usul orang Tokojaeng – Lamatokan) Oleh Benediktus Bedil Sekali peristiwa, ada 4 orang kakak beradik coba memasang jerat di hutan ‘Lodoblolok – Ata Kowa‘ (sebutan untuk daerah yang sekarang disebut dengan nama Lodoblolong dan Ata Kowa). Yang kakak namanya ‘Raya Laga Doni dan yang adik-adiknya bernama ‘Koke’, ‘Bome ‘, dan ‘Bido’. Sebagaimana layaknya masyarakat yang tinggal di dekat kawasan hutan selalu memasang jerat untuk mendapatkan daging, mereka

Muro di Lewa; Kearifan Pengelolaan Pesisir Komunitas Adat Lembata

Oleh Bosco Ritan Ungkapan ini mungkin hanya akan dimengerti oleh segelintir orang saja, bahkan akan terdengar asing bagi masyarakat di Kabupaten Flores Timur, Lembata dan sebagian pulau Alor yang menggunakan bahasa Lamaholot sebagai bahasa ibu. Istilah ini lebih popular di kalangan masyarakat adat pesisir Kabupaten Lembata yang mengenal Muro Lewa sebagai suatu bentuk kearifan lokal ketahanan pangan dengan memanfaatkan potensi sumber daya laut dalam hal ini ikan. Beberapa daerah lain

Suku Brewu Making, Penjaga Laut Desa Lamawolo-Ile Ape Timur

Oleh Bosco ZQ Ritan Salah satu suku yang hidup dan menetap di wilayah Lamawolo yakni suku Berewumaking. Suku ini merupakan suku pendatang dari wilayah Seran-Goran (Ambon). Bertolak dari Ambon, Nenek Moyang suku Berewumaking kemudian singgah terlebih dahulu di munaseli (Alor), karena beberapa hal mereka akhirnya pindah ke Sagu-Adonara. Tinggal dan berdiam beberapa saat di wilayah Sagu, suku ini kemudian hijrah ke wilayah Waiwuring. Ketika Hijrah ke tempat tersebut, terdapat penolakan

Perlu Gerak Cepat Biar Ekonomi Tak Melambat

Dana Moneter Internasional (IMF) membunyikan alarm atas ekonomidunia. Dalam update OutlookEkonomi Dunia kuartalan yang mereka keluarkan pekan ini mereka memperingatkan ekonomi dunia akan menghadapi masa ‘genting’ pada 2020 mendatang. Kegentingan tersebut merupakan imbas dari ketegangan dagang yang terjadi antar Amerika Serikat (AS) belakangan ini. Kegentingan juga terjadi akibat berlanjutnya ketidakpastian keluarnya Inggris dari Uni Eropa tanpa kesepakatan. Masalah tersebut telah membuat perdagangan global melambat. Pada kuartal I 2019, pertumbuhannya hanya

Israel dan Arab Makin Akur, Apa Kabar Indonesia? Oleh Herry Darwanto Hari Minggu 30 Juni 2019 yang lalu, Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, bertandang ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Ia menghadiri acara yang diselenggarakan oleh PBB tentang perubahan iklim. Sebelum itu, Katz juga berkunjung ke Manama, Bahrain, pada 25-26 Juni 2019 dalam rangka menghadiri konferensi yang disponsori oleh Amerika Serikat. Di forum itu ia mengajak dunia Arab