Di Tengah Pandemi Covid-19, Buaya kembali Mangsa Warga Desa Nilanapo

Di Tengah Pandemi Covid-19, Buaya kembali Mangsa Warga Desa Nilanapo
Ilustrasi, buaya

 

Lembatanews.com – Di terngah kesibukan dan kepanikan warga mengatasi pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lembata, warga Lembata kembali dikejutkan dengan kejadian warga Desa Nilanapo, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata yang dimangsa buaya sekitar pukul 19.00, Selasa, 14 April 2020 malam tadi.

Korban atas nama Kaharudin Kara Orolaleng (35), warga Desa Nilanapo, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata dimangsa buaya saat sedang melepas pukat di Pantai Nilanapo, Desa Nilanapo, Kecamatan Omesuri bersama temannya Sarifudin Dolu (25).

Camat Buyasuri Siprianus Suya yang dihubungi media ini Selsa, 14 April 2020 malam menjelaskan, Ia mendapatkan laporan dari Penjabat Kades Nilanapo bahwa ada warganya yang dimangsa buaya. Kejadiannya sekitar pukul 19.00 saat korban dan temannya Syarifudin Dolu (25) sedang melepas pukat. Namun, sebelum mendapatkan ikan, Kaharudin sudah lebih dahulu dimangsa buaya.

Setelah diterkam, katanya, korban langsung diseret menuju muara kali di Atanila yang jaraknya tidak begitu jauh dari lokasi kejadian.

Siorianus Suya menjelaskan, Sarifudin yang melihat temannya diseret buaya langsung berlari ke kampung meminta tolong warga yang kemudian langsung turun ke pantai membantu pencarian.

Dikatakannya, selain warga Nilanapo, warga dari Walngsawa dan Peusawa juga sudah menuju ke Pantai Nilanapo untuk membantu pencarian terhadap korban Kaharudin.

Kejadian itu, lanjut Suya, sudah dilaporkannya kepada Kapolsek Omesuri yang kemudian langsung menerjunkan personel ke tempat kejadian perkara.

“Sekarang warga Desa Nilanapo sedang menuju pantai untuk mencarinya. Sementara saya juga menginformasikan hal ini kepada Kapolsek Omesuri untuk koordinasi lebih lanjut,” terang Suya.

Dalam tahun ini, terangnya, peristiwa ini merupakan kejadian kedua. Kejadian pertama pada 29 Januari 2020 lalu menimpa Yohanes Suku Odel, warga Desa Mahal. Korban diterkam buaya di Pantai Batu, Desa Walangsawa dan baru ditemukan keesokan paginya di muara pantai Atanila, Desa Nilanapo.

Karena itu ia juga berkeyakinan, setelah memangsa korbannya Kaharudin, buaya juga menyeret korban ke muara di Atanila.

Karena itu, jika pencarian malam ini tak membuahkan hasil, besok ia akan turun langsung ke lokasi untuk.betsam warga membantu pencarian dan akan difokuskan ke muara kali di Atanila. ( tim lembatanews)

1 Komentar


  1. Inikah…..
    Ujian yg harus dijalani oleh sederetan kaum Adam di Lembata Timur…..sebuah misteri yang butuh kajian ilmiah dlm pendekatan culture………
    Disaat ada seruan pmerinth dan pihak terkait tentang Stay at home….dlm penangkalan covid-19……
    Namun kebutuhan rumah tangga tetap menjadi pilihan bagi warga untuk mencari nafkah…….
    ???????????….???????????????
    BINGUNG KITA, KAMI &KAMU

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *