DPRD Lembata Target Tuntaskan Ranperda Usul Inisiatif Tunggakan 2020

DPRD Lembata Target Tuntaskan Ranperda Usul Inisiatif Tunggakan 2020
Petrus Gero, Ketua DPRD Lembata

Lembatanews.com – DPRD Lembata pada masa persidangan 2020, telah berhasil menuntaskan tujuh buah peraturan daerah (Perda). Hanya saja, ketujuh perda yang dihasilkan merupakan perda usulan pemerintah. Sedangkan tiga buah Ranperda inisiatif DPRD Lembata yang telah masuk dalam program legislasi daerah (Prolegda) 2020 semuanya tidak berhasil dibahas dan ditetapkan menjadi Perda. Karenanya, memasuki masa sidang 2021, DPRD Lembata menargetkan menuntaskan pembahasan dan penetapan tiga ranperda tersebut yang telah masuk dalam Prolegda 2021.

Demikian ditegaskan Ketua DPRD Lembata Petrus Gero kepada lembatabews.com, kemarin.

Ia menjelaskan, di masa sulit di tengah Pandemi Covid-19 dan bencana alam ya g menimpa Lembata, DPRD Lembata berhasilbahas dan menetapkan tujuh buah Ranperda. Ketujuh ranperda yang telah dibahas dan ditetapkan menjadi Perda, yakni Perda Pertanggungjawaban APBD 2019, Perda Perubahan APBD 2020, Perda APBD 2021,  Perda Perubahan Struktur Organisasi Perangkat Daerah, revisi Perda Retribusi Jasa Usaha, Perda Retribusi Jasa Umum, dan Perda Penyertaan Modal.kepada Pihak Ketiga.

“Empat perda terakhir itu sebenarnya tidak tersedia.anggaran yang memadai di 2020, namun dalam keterbatasan itu, Dewan mampu menyelesaikan dan menetapkannya,” tegas Petrus Gero.

Sementara itu, lanjutnya, ranperda inisiatif yang sudah masuk dalam Prolegda 2020 yakni Ranperda tentang Pengelolaan dan Pemberdayaan Pasar Rakyat, Ranperda tentang Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin, Ranperda tentang Penegasan Batas Adminstrasi Desa, Ranperda tentang Pencegahan Malaria, dan Ranperda tentang Penanganan Difabel di Kabupaten Lembata, semuanya dipending.

Penundaan itu karena jika dilanjutkan harus melalui proses konsultasi publik. Sementara di tengah Pandemi Covid-19, tidak diperkenankan mengumpulkan banyak orang.

Karena itu,  ranperda inisiatif tersebut baru dibawa ke tahun ini dan sudah masuk dalam Prolegda 2021.

“Ranperda inisiatif ini sudah dimasukan dalam.prolegda dan berharap keadaan normal agar seluruh tahapan bisa berjalan baik,” tandas Petrus Gero. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *