Eman Fernandez: Penghargaan ini Sebagai Motifasi Bagi Saya

Eman Fernandez: Penghargaan ini Sebagai Motifasi Bagi Saya

Lembatanews.com – Emanuel Fernandes Numba, guru pada SMAK Frateran Podor, Larantuka, Kabupaten Flores Timur, merupakan salah satu dari dua guru asal Flores Timur yang meraih Anugerah Guru Indonesia (AGI) bersama 115 guru lainnya se-Indonesia. AGI adalah ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI). AGI merupakan bentuk apresiasi kepada figur-figur pendidik kreatif yang selalu meng-upgrade diri dengan metode pengajaran yang bervariasi. Kreativitas pengajaran dengan melibatkan  berbagai perangkat teknologi modern.

“Buat saya, Anugerah Guru Indonesia ini merupakan suatu bentuk penghargaan dan apresiasi dari IGI bersama PT Samsung Elektronik Indonesia yang memotifasi saya sebagai guru/pendidik untuk terus memberikan kegiatan pembelajaran yang lebih variatif dan inovatif sehingga peserta didik lebih bersemangat dalam belajar dan mampu bersaing dengan peserta didik di daerah lain,” demikian dikatakan Emanuel Fernandez Numba, peraih Anugerah Guru Indonesia 2019 kepada media ini, Jumat (20 September 2019).

AGI, kata Eman sapaan karibnya ini, merupakan penghargaan yang diberikan kepada para guru di seluruh Indonesia atas kreativitas guru dalam kegiatan pembelajaran yang inovatif dalam era industri 4.0.

“Siswa kita mampu bersaing, cuma perlu ada motivasi dan apresiasi terhadap setiap apa yang mereka kerjakan begitupun para guru harus bisa melakukan inovasi pembelajaran yang menarik, mau membuka diri terhadap perubahan sehingga orang tidak lagi mengatakan ini guru baru tapi ‘ini baru guru’ dan jangan pernah mengatakan kami adalah pengajar melainkan kami adalah inspirator,” tegas Eman, lulusan SMAK Frateran Podor angkatan tahun 1996 itu.

Emanuel Fernandez Numba, Sarjana Teknik Elektro dari ITN Malang ini, kesehariannya mengampu mata pelajaran Teknik Informasi Komputer (TIK) serta mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU). Suami dari Netty Silalahi ini mengajar di SMA Katolik Frateran Podor – Larantuka. Selain sebagai pengajar, guru kelahiran 14 Maret 1976 ini juga dipercaya sebagai penanggungjawab laboratorium multimedia dan sebagai helpdesk UNBK di Kabupaten Flores Timur.

Guru lainnya yang menerima AGI – 2019 adalah Fransiskus Xaverius Berek. Guru mata pelajaran IPA kelahiran 16 Februari 1984 ini mengajar di SMP Negeri 1 Titehena. Ayah dari Yosep dan William ini, juga menjabat sebagai Kepala Urusan Kurikulum di sekolahnya.

Dalam bidang organisasi, guru yang mengajar sejak tahun 2006, dan suami dari Maria Fatima Nogo Openg ini, dipercaya menjadi Ketua Ikatan Guru Indonesia Kabupaten Flores Timur. (tim lembatanews/Damsianus Sepulo Tukan, sekretaris IGI Flotim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *