Empat Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19, Satu Istri Pejabat Eselon II Lingkup Pemkab Lembata

Empat Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19, Satu Istri Pejabat Eselon II Lingkup Pemkab Lembata
dr Lucia Shandra, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lembata saat memberikan penjelasan kepada wartawan, Jumat, 20 November 2020 di Kantor Dinas Kesehatan Lembata.

 

Lembatanews.com – Setelah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT mengumumkan 12 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 dari 150 sampel yang dijemput helikopter BNPB pekan lalu, empat di antaranya adalah tenaga kesehatan. Tiganya tenaga kesehatan di RSUD Lewoleba, dan satunya tenaga kesehatan di Puskesmas Lewoleba. Selain itu, dari pemeriksaan sampel swab di RSUD Lewoleba, satu orang istri pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata juga terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan penambahan ini maka di Lembata sudah terdapat 19 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Satu di antaranya sudah sembuh, yakni di Babokerong, Kecamatan Nagawutun. Sedangkan 18 orang lainnya masih dalam perawatan. Dua orang dirawat di RSUD Lewoleba karena memiliki penyakit penyerta. Sedangkan pasien yang lainnya dirawat atau menjalani isolasi mandiri di rumah karena tanpa penyakit penyerta.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lembata dr Lucia Shandra yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata kepada wartawan di kantor Dinas Kesehatan, Jumat, 20 November 2020 menjelaskan, 18 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut didominasi transmisi lokal. Hanya satu yang merupakan pelaku perjalanan.

Dijelaskannya, dari 12 kasus terkonfirmasi positif itu, delapan orang merupakan pelaku kontak erat dengan lima pasien yang telah terkonfirmasi terdahulu dan empat lainnya tenaga kesehatan yang kontak erat dengan pasien.

Setelah terkonfirmasi tambahan 13 kasus terkonfirmasi Covid-19 baru, pihaknya telah melakukan tracking kontak erat dan langsung dilakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel swab. Sebanyak 116 samepl swab telah diambil dan langsung dikirim ke Kupang pada Jumat, 20 November 2020 menggunakan helikopter BNPB yang menjemput langsung di Bandar Udara Wunopito Lewoleba.

Dengan oenambahan jumlah kasus tersebut, dr Lucia Shandra mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Satu-satunya jalan yang bisa memutuskan rantai penularan adalah patuhi prokol kesehatan. Pakai.masker yang benar, bukan di leher atau di bawah hidung. Mencuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” tegas dr Lucia Shandra. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *