Festival Tiga Gunung kembali Dihelat 26-31 Agustus

Festival Tiga Gunung kembali Dihelat 26-31 Agustus

Lembatanews.com – Setelah sukses menggekar Festival Tiga Gunung (F3G) pada 2018 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata kembali akan menghelat kegiatan yang sama pada 26 sampai dengan 31 Agustus mendatang. Tiga gunung yang jadi fokus utama festival ini adalah Gunung Batutara yang meletus setiap 15 menit, Gunung Ile Werun, dan Gunung Ile Lewotolok dengan kawahnya yang bisa dijadikan lapangan sepakbola.

Segala persiapan ke arah itu sudah dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lembata, di bawah komando Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Apolonaris Mayan.

Kepada Lembatanews.com, Selasa (16 Juli 2019), Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lembata Apolonaris Mayan menjelaskan, rapat panitia guna mempersiapkan pelaksanaan F3G telah digelar.

“Kami sudah lakukan rapat panitia dan terkait aktivitas kegiatan pada saat festival dari tanggal 26 sampau dengan 31 Agustus sudah dihandle oleh EO lokal dan dari luar Lembata,” jelasnya.

Terkait sejumlah kegiatan yabg akan digelar baik menjelang, hingga puncak festival, lanjutnya, semuanya sudah dirancang secara baik. Kegiatan-kegiatan tersebut, di antaranya, blue mountain tours yang diisi dengan lomba tracking ke Gunung Ile Lewotolok dan Ile Werun.

Kegiatan lain yang akan mengisi F3G, terang Apol, yakni international haritage walk, yakni atraksi Ahar dan Hadok dan diisi demonstrasi penangkapan ikan paus di Lamalera.

Kegiatan yang tak kalah menariknya yakni NTT fashion carnifal, festival paralayang internasional, lomba layang-layang dan lomba lukis payung tradisional, Lembata youth music dan film festival, Lembata sunset trail, family fun running race, serta parade komunitas motor dan sepeda.

Akan pula kembali digelar drumband antar sekolah, juga festival Sole dan Oha.

“Kita juga akan kembali gelar atraksi tarian kolosal budaya Lembata dan pameran produk kerajinan dan kuliner khas Lembata,” terang Apol.

Juga akan digelar pebtas seni budaya etnik.

F3G mengusung tema adventure, culture dan fun tourism dengan slogan one product, ten activitiea, and hundred awards. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *