Fraksi Partai Golkar Soroti Kebijakan Pemindahan Pembangunan Jalan Segmen Hingalamamengi – Tobotani

Fraksi Partai Golkar Soroti Kebijakan Pemindahan Pembangunan Jalan Segmen Hingalamamengi - Tobotani
Abubakar Sulang, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Lembata.

 

Lembatanes.com – Fraksi Partai Golkar DPRD Lembata dalam pemandangan umum fraksinya mempertanyakan pergeseran dana PEN dan DAK penugasan Rp18 miliar ke wilayah lain. Padahal, sudah direncanakan untuk pembangunan jalan segmen Hingalamamengi – Tobotani.

Fraksi Partai Golkar memandang pembangunan ruas jalan segmen Hingalamamengi – Tobotani sangat penting untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.

Abubakar Sulang, juru bicara Fraksi Partai Golkar saat menyampaikan pemandangan umum fraksi meminta pemerintah menjelaskan pergeseran PEN dan DAK penugasan sebesar Rp18 miliar ke wilayah lain itu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lembata Paskalis Ola Tapobali dalam jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi-fraksi menjelaskan bahwa terhadap pendapat Fraksi Partal Golkar yang mendorong pemerintah agar memaksimalkart Belanja Modal yang bersumber darl Pinjaman PEN di Daerah dan lainnya, Pemerintah menyampaikan terima kasih dan menjadi perhatian serius dalam perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, dan pertanggungjawaban.

Terhadap penyesusian usulan kegiatan pinjaman PEN daerah dan DAK penugasan ke wilayah lain, dapat dijelaskan sejak penyempurnaan seluruh dokumen pasca rakortek pinjaman PEN pemerintah tak melakukan penyesualan usulan kegiatan, namun hanya melengkap beberapa kelengkapan administrast sesual hasil evaluasi PT SMI, Kemendagri dan Kemenkeu.

Sementara itu, untuk usulan DAK Penugasan Tahun Anggaran 2022 terhadap tiga ruas jala. Sesuai berita acara kesepakatan awal dengan Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah Kementerian PUPR yaitu, ruas jalan Hingalamamengi-Kalikur-Bean-Hadingmanuk, ruas jalan Tobotani – Lodoblolong – Nilanapo – Bean – Tobotani – Hadingmanuk, dan ruas jalan SDI Waikomi 2 – Lerek, terjadi perubahan prioritas pada saat rapat konsultasi regional dengan Bappenas pada 8-11 November 2021 lalu.

Saat itu, terjadi perubahan prioritas pertama adalah pada ruas jalan Tapobaran – Lodoblolong – Nilanapo – Bean – Tobotni – Hadingmanuk. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *