Geliat Ekonomi Pusat Kuliner Lewolein mulai Bangkit

Geliat Ekonomi Pusat Kuliner Lewolein mulai Bangkit
Pemilik salah satu pusat kuliner di Lewolein, Desa Dikesare, Kecamatan Lebatukan melayani pengunjung.

Lembatanews.com – Setelah sempat hancur berantakan dihajar badai t pada Minggu, 4 April 2021 lalu, perlahan, geliat ekonomi di pusat kuliner khas Pantai Lewolein, Desa Dikesare, Kecamatan Lebatukqn mulai bangkit. Para pedagang kuliner khas Lewolein yang sempat berhenti berjualan, kini tampak mulai kembali berjualan pada sejumlah lokasi yang selamat dari amukan badai Seroja lalu.

Kepala Desa Dikesare Rafael Ikun mengatakan, badai Seroja sudah menghancurkan aset di destinasi wisata Pantai Lewolein. Sejumlah fasilitas seperti, talud sepanjang 300 meter, jalan setapak  sepanjang 300 meter, empat unit gazebo, tiga unit lopo, lesehan dua unit, juga tempat parkir rusak berat. Kerugian diperkirakan mencapai Rp1,8 miliar

Namun, mengingat Pantai Lewolein sudah menjadi sumber pendapatan masyarakat maka Pemerintah Desa Dikesare langsung melakukan pembenahan di lokasi wisata itu untuk kembali memulihkan aktivitas di pusat kuliner khas Lewolein tersebut

Masyarakat, kata Rafael Ikun sudah sepenuhnya menggantungkan hidupnya di pusat kuliner ini. Mereka mampu menyekolahkan anak hingga ke bangku kuliah dari berjualan di lokasi itu.

“Fasilitas di sini memang harus segera dibangun kembali karena mama-mama yang jualan di sini sudah menggantungkan hidup mereka di sini. Mereka bisa biayai anak sekolah sampai kuliah,” katanya.

Pantauan Lembatanews.com pada Senin, 4 April 2021, tampak sejumlah lapak jualan sudah ada aktivitas. Para penjual sudah kembali menjajakan aneka kuliner khas seperti ketupat, ikan bakar, lawar siput di sejumlah lapak.

Para pengunjung pun sudah mulai ramai mengunjungi dan menikmati kuliner yang dijual. Geliat ekonomi masyarakat Lewolein pun perlahan bangkit setelah selama seminggu lebih sempat lesu pasca diporakporandakan badai Seroja. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *