Hal-hal Baik Sederhana yang Bisa Dilakukan di Tengah Pandemi

Hal-hal Baik Sederhana yang Bisa Dilakukan di Tengah Pandemi
Ilustrasi. Hari Kebaikan Sedunia mengingatkan masyarakat akan masih banyaknya hal-hal baik sederhana yang bisa dilakukan di tengah pandemi. (iStockphoto/ilkercelik)

Lembatanews.com – Hari Kebaikan Sedunia yang jatuh setiap 13 November kini dirayakan di tengah pandemi. Meski dunia tampak sedang ‘menangis’, tak ada kata terlambat untuk berbuat baik.

Psikolog Lisa Damour mengatakan, tindakan baik tanpa pamrih tak cuma semata-mata membantu orang yang menerima. Lebih dari itu, berbuat baik memberikan segudang manfaat untuk kesehatan.

“Penelitian menemukan bahwa perilaku altruistik mengaktifkan wilayah yang sama di otak yang mengatur soal penghargaan atau pengalaman yang menyenangkan,” ujar Damour, mengutip CNN.

Membantu orang lain, kata Damour, juga mendorong pelepasan hormon dan molekul mirip protein yang dikenal sebagai neuropeptida. Hormon ini dapat menurunkan tingkat stres dan kecemasan.

Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk berbuat baik di tengah pandemi.

1. Berbuat baik pada diri sendiri
Diri sendiri menjadi yang teratas dalam daftar ini. Di tengah pandemi, situasi yang serba tak pasti dapat memengaruhi kesehatan Anda, baik fisik maupun psikis. Jadikan masa pandemi sebagai waktu untuk lebih memikirkan dan mencintai diri Anda sendiri.

Pertama, Anda bisa mencari tahu hal-hal apa yang membuat Anda senang. Anda bisa melakukan apa saja, baik itu membaca buku, berbincang dengan kawan lama yang dirindukan, dan masih banyak lagi. Apa pun asal membuat Anda senang dan nyaman.

Jangan lupa juga untuk memperhatikan kesehatan fisik. Mulai-lah lakoni rutinitas aktivitas fisik harian sebagai penunjang kesehatan. Tak perlu program olahraga yang berat, Anda bisa memulainya cukup dengan berjalan kaki di sekitar rumah, dan lanjutkan hingga menjadi kebiasaan.

Selain itu, jangan lupa juga untuk meminum lebih banyak air. Hidrasi yang cukup dapat mendukung kesehatan Anda. Orang dewasa disarankan untuk meminum air sebanyak 2 liter atau 8 gelas per hari.

Bagi Anda yang terbiasa begadang, mulai-lah untuk mengatur waktu tidur dengan lebih baik. Coba-lah tidur lebih awal agar tubuh membentuk pertahanan yang kuat terhadap ancaman penyakit. Manjakan diri sebelum tidur demi mendapatkan tidur yang berkualitas.

2. Jadikan kebaikan sebagai nilai utama dalam keluarga
Pandemi membuat Anda terus bersama keluarga selama hampir 24 jam. Tak jarang juga banyak sanak keluarga yang tak dapat Anda temui di momen-momen spesial akibat keterbatasan gerak di tengah pandemi. Coba-lah untuk kembali membangun kehangatan dalam keluarga.

Lakukan sesuatu yang menyenangkan bersama pasangan. Anda bisa mengajaknya berjalan bersama atau membuat menu makan favoritnya. Tak ada salahnya untuk membangun kembali romansa semasa muda di tengah situasi pandemi yang menegangkan ini.

Bangun juga rutinitas minum teh bersama keluarga. Studi menemukan, orang yang lebih sering meminum teh hijau 21 persen lebih kecil kemungkinan mengalami depresi. Selain itu, agenda rutin seperti ini juga dapat menambah kehangatan bersama keluarga.

Jadikan juga momen pandemi ini sebagai waktu yang tepat untuk mendidik si buah hati. Coba-lah untuk lebih dekat dan lebih mengenal si kecil.

Selain itu, Anda juga bisa menelpon sanak saudara hanya sekadar bertanya kabar. Di tengah pandemi, banyak sanak saudara yang tak bisa ditemui akibat keterbatasan gerak yang ada. Demi menjalin tali silaturahmi, telepon mereka dan bangun perbincangan yang hangat.

3. Kebaikan untuk komunitas
Banyak hal yang bisa dilakukan untuk komunitas sosial Anda. Cukup dengan mengucapkan kata ‘terima kasih’ atas perhatian yang diberikan tetangga atau kerabat saja sudah menjadi satu bentuk kebaikan.

Anda juga bisa berbagi makanan dengan tetangga, yang sebenarnya sudah menjadi salah satu kebiasaan hidup bermasyarakat di Indonesia.

Atau, berikan bantuan untuk tetangga atau kerabat yang terinfeksi virus corona. Bantuan cukup sesederhana kiriman makanan bagi mereka yang kebetulan menjalani isolasi mandiri di rumah. Alih-alih memperlakukan pasien Covid-19 dengan tidak baik, beri-lah mereka bantuan di masa-masa sulit.

Diam di rumah, menghindari keramaian jika tak terlalu diperlukan, dan selalu memakai masker juga menjadi salah satu kebaikan yang bisa Anda lakukan di tengah pandemi. Dengan cara itu, tak hanya melindungi diri sendiri, Anda juga melindungi orang-orang di sekitar Anda.

Selain itu, Anda juga bisa membagikan paket-paket makanan untuk orang-orang yang membutuhkan. Di Indonesia, khususnya di antara umat Muslim, masyarakat terbiasa membagikan makanan atau kebutuhan pokok untuk orang yang membutuhkan di hari Jumat, dengan istilah ‘Jumat Berkah’. Anda juga bisa melakukannya di hari lain, kapan saja, dan di mana saja.

Cara lain untuk berbuat baik pada komunitas sosial juga bisa dilakukan dengan cara membeli makanan di restoran atau rumah makan lokal. Sebagaimana yang disarankan Burger King Indonesia beberapa waktu lalu, alih-alih membeli burger di tempatnya, Anda disarankan untuk membeli makan di restoran lokal lain, termasuk warteg. Cara itu dilakukan untuk membantu restoran-restoran lokal mempertahankan bisnisnya di tengah masa sulit ini. (sumber cnnindonesia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *