Ile Batutara, Letusan tiap 20 Menit Jadi Daya Tarik Tersendiri

Ile Batutara, Letusan tiap 20 Menit Jadi Daya Tarik Tersendiri
Gunung Api batutara di Kabupaten Lembata, NTT. Foto dari @thelensofntt

 

Lembatanews.com – Indonesia yang terkenal dengan sebutan Ring of Fire memiliki ratusan gunung api aktif. Salah satu yang terunik adalah Gunung Api Batu Tara di Kabupaten Lembata. Letusan Batu Tara yang meletus setiap 20 menit sekali, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Tahun 2017 lalu, Gunung Api Batu Tara masuk Nominasi Wisata Unik Terpopuler versi Anugerah Pesona Indonesia (API) dan menjadi salah satu destinasi wisata andalan Lembata.

Batu Tata juga jadi satu dati tiga gunung yang oleh Pemerintah Kabupaten Lbembata masuk dalam Festival Tiga Gunung yang dihelat setiap tajun.

Keunikan Batu Tata yang meletus tiap 20 menit sekali menimbulkan semburan lahar panas yang jatuh ke laut dan menyebabkan tsunami kecil namun tak berbahaya.

Para pendaki ataupun wisatawan yang ingin menikmati keindahan gunung Batu Tara bisa camping di sekitar area gunung. Meski meletus setiap 20 menit sekali, namun destinasi ini dijamin aman dan tidak membahayakan.

Jarak aman untuk menyaksikan keindahan Gunung Batu Tara adalah sekitar 50 meter dari Pulau Komba, nama yang disematkan masyarakat.

Waktu terbaik untuk menikmatinya adalah saat malam hari atau pagi hari menjelang sunrise. Waktu ini dianggap paling baik karena wisatawan bisa melihat lahar letusan dengan jelas.

 


Gunung Api Batu Tara
Area sekitar Batu Tara juga asyik untuk snorkeling. Foto dari @ferryrusli

 

Gunung api Batu Tara pernah mengalami letusan yang cukup dahsyat. Gunung ini pertama kali meletus pada 1847 dan 1952. Letusan itu menghasilkan ‘bom’ vulkanik disertai aliran lahar. Lalu pada 1 Juli 2006, Batu Tara meletus lagi dan abu vulkaniknya naik sampai 5.000 kaki atau sejauh dua kilometer. Letusan itu menghasilkan abu sejauh empat kilometer, mirip seperti aktivitas Gunung Anak Karakatau. Sejak saat itu, Batu Tara sering meletus hingga puluhan kali dalam sehari.

Wisatawan yang ingin berwisata ke gunung api Batu Tara sebaiknya berombongan sekitar 15- 20 orang. Jika pergi sendiri maka biaya sewa kapal akan sangat mahal. Hal ini karena belum ada kapal reguler yang bersandar ke Pulau Komba, jadi jika ingin menggunakan kapal untuk menyeberang harus dengan sewa penuh.

Ingin menyaksikan letusan gunung api dari jarak 50 meter, hanya ada di Batu Tara di Kabupaten Lembata. Ayo, jangan ketinggalan, datang dan nikmati. (tim lembatanews/phinemo.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *