Ile Lewotolok Semburkan Asap, Warga Anggap Biasa

Ile Lewotolok Semburkan Asap, Warga Anggap Biasa
Gunung Api Ile Lewotolok tampak menyemburkan asap tebal setinggi kurang lebih 500 meter dari kawah.

 

Lembatanews.com – Ile Lewotolok, gunung berapi di Ile Ape tampak menyemburkan asap tebal pasca terjadi letusan vulkanis sebanyak satu kali dengan amplitudo 34 mm, dan berdurasi 120 detik. Sedangkan letusan vulkanik dalam terjadi sebanyak empat kali dengan amplitudo 3 – 9 mm, dengan durasi 5 – 8 detik.

Walau Ile Lewotolok mulai mengeluarkan asap tebal setinggi lebih kurang 500 meter, namun warga yang mendiami lereng gunung setinggi 1.423 meter di atas permukaan laut (MDPL) itu tak merasa khawatir. Masyarakat beranggapan, letusan kecil seperti itu sudah biasa terjadi dan selama ini mereka tetap hidup nyaman dengan level waspada yang ditetapkan pemantau gunung berapi.

Berdasarkan laporan dari Stanislaus Ara Kian dari Pos Pemantau Gunung Api Ile Lewotolok, KESDM, Badan Geologi, PVMBG menyebutkan bahwa pada periode pengamatan Jumat, 27 November 2020, pukul 00.00 – 06.00, tampak cuaca cerah. Angin bertiup lemah ke arah barat laut dengan suhu udara 30 °Celsius.

Visualisasi yang dapat digambarkan, terang Stanislaus Ara Kian, gunung tampak jelas. Asap kawah bertekanan kuat teramati berwarna kelabu dan hitam dengan intensitas tebal dan tinggi 500 meter di atas puncak kawah. Teramati pula letusan dengan tinggi 500 m dan warna asap kelabu dan hitam..

Sedangkan tremor menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 2-3 mm (dominan 2 mm)

Dengan kondisi seperti itu, terang Stanislaus Ara Kian, pihaknya merekomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Api Ile Lewotolok dan pengunjung, pendaki, dan para wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian, dan tidak beraktivitas dalam zona perkiraan bahaya di dalam area kawah Gunung Api Ile Lewotolok dan di seluruh area dalam radius 2 Kilometer (Km) dari puncak/pusat aktivitas Gunung Api Ile Lewotolok. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *