Polisi Belum Tahan Penghina Jokowi Mumi ‘The New Firaun’

Polisi Belum Tahan Penghina Jokowi Mumi 'The New Firaun'

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Frans Barung. (CNNIndonesia/Abi Sarwanto)

Lembatanews.com — Polisi belum menetapkan IF (44), perempuan asal Kalipucing Sanankulon, KabupatenBlitar, Jawa Timur, sebagai tersangka penghina Presiden Joko Widodo. Polisi juga belum menahan IF yang diduga telah mengunggah foto mumi berwajahJokowi dengan keterangan ‘The New Firaun.’

IF merupakan pemilik akun facebook ‘Aida Konveksi’ yang memposting unggahan bernada penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi ahli, sebagai bukti dalam kasus tersebut sehingga belum menetapkan IF sebagai tersangka.

“Polisi masih memeriksa saksi ahli. Setelah itu kami gelar kemudian kami ambil sikap,” kata Barung, saat dikonfirmasi, Rabu (3 Juli 2019).

Sejumlah saksi ahli yang dimintai keterangan oleh kepolisian itu kata Barung, yakni ahli Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), ahli bahasa, dan ahli pidana.

“Ahli ITE, ahli bahasa, dan ahli pidana,” kata dia.

Ida diperiksa sejak Senin (1/7) 23.30 WIB malam, dan kini telah dipulangkan dari Markas Polisi Resor Kota Blitar, dan tak dilakukan penahanan, lantaran masih berstatus saksi.

Tak hanya itu, IF juga memposting gambar anjing memakai baju kebesaran Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Ia juga menuliskan caption ‘Iblis Berwajah Anjing’.

Hasil pemeriksaan sementara, kata Barung, IF telah mengakui bahwa postingan bernada penghinaan terhadap Presiden Jokowi itu memang benar dibuat olehnya. Namun ia menyebut dirinya hanya membagikan ulang atau meneruskan gambar tersebut. (sumber cnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *