Jawab Status di Media Sosial FB Soal Honor Relawan non PNS di Posko Pengungsian, Kalak BPBD Akui tak Ada Honor  untuk Relawan

Jawab Status di Media Sosial FB Soal Honor Relawan non PNS di Posko Pengungsian, Kalak BPBD Akui tak Ada Honor  untuk Relawan
Ilustrasi, Relawan Tagana di Dapur Umum Posko Utama Pengungsi korban erupsi Gunung Api Ile Lewotolok yang harus berjibaku dengan banjir yang melanda dapur umum.

 

Lembatanews.com — Terkai keluhan relawan yang membantu memaak n nyiapkan makanan bagi para penungsi korban erupsi Gunung Api Ile Lewotolok yang tersebar di posko-posko resmi yang disiapkan pemerintah, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaen Lembatapn akhirnya buka suara.

Seecara tegas, Kalak BPBD Lembata Thomas Tip Des kepada Lembatanes.com , Jumat, 15 Januari 2021 menegasskan bahwa secara terperinci, pihaknya tidak mengalokasikan anggaran khusus untuk honor parra relawan, apalagi relawan  yang ada di posko penampungan di sekolah-sekolah.

Penanganan pengungsi terutama di sekolah diserahkan sepenuhnya kepada para kepala sekolah selaku penanggung jawab dan koordinator posko yang dalam melancarkan pelayanan di posko melibatkan para guru dan tenaga relawan di sekitar sekolah.

“Jadi mungkin saja absen yang dibuat di sekolah yang ditandatangani para relawan untuk kepentingan mereka di sekolah. Bukan sebagai absen untuk honor para relawan,” tegas Thomas Tip Des dan menambahkan, seharusnya hal ini ditanyakan langsung kepada Bupati atau Sekda.

Dalam sebuah postingan di akun media sosia facebook (FB) yang diposting pemilik akun FB Arben Beloloo Lanobelen di grup SUARA LEMBATA. berikut kutipan lengkapnya

“hallo selamat malam KALAK BPBD, PEMDA LEMBATA,,,,lewat media kami rakyat mau bertanya kami orang kecil yyg di suruh masak utk di setiap posko pada saat ERUPSI ILE LEWO TOLOK bekerj selama sebulanlebih tidak d pdulikansma sekali,,ibu”yg stap hari meninggalkan keluarga pergi pagi pilang malam sperti “sapi perah”mereka budak ka.

Mereka bertanya apakah yg mereka dapatkan,,, kalau cuma menjadi pekereja sosial kasih tau dgn jujur dan transparan :

  1. KENAPA MEREKA ABSEN SETIAP HARI KETIKA MEREKA TIB DI POSKO.
  2. MEREKA DI SURUH TANDA TANGAN KETIKA PULANG DAN PERGI.

EEEE…..KALAK atau pihak”yg terkait dgn segala macam kegiatan d posko pengunggsi tolong klarifikasi dgn jelas, ibu rumahh yg bantu masak d poko tu buan PNS sekal lagi bukan PNS,, atau mereka tu budak ka????????….

merasa gla di berdikari-Lewoleba-Lembata (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *