Kapal Pelni Tetap Masuk Lewoleba pasca  Tenggelamya KM Shinpo 16 di Kolam Labuh Pelabuhan Lewoleba

Kapal Pelni Tetap Masuk Lewoleba pasca  Tenggelamya KM Shinpo 16 di Kolam Labuh Pelabuhan Lewoleba

Lembatanews.com – Tenggelamnya KM Shinpo 16 di kolam labuh Pelabuhan Lewoleba, Kabupaten Lembata, pada Selasa (10 Desember 2019) sekitar pukul 18.15, langsung disikapi PT Pelni Sub Cabang Lewoleba dengan mengeluarkan imbauan atau pengumuman kepada para calon penumpang. Dalam.prngumuman itu, para calon penumpang kapal Pelni diminta untuk naik melalui.pelabuhan terdekat, seperti di Larantuka, Kabupaten Flores Timur dan di Maumere, Kabupaten Sikka

Namun, pengumuman itu hanya berlaku setengah hari saja. PT Pelni Sub Cabang Lewoleba kemudian mengeluarkan pengumuman baru setelah berkoordinasi dengan kantor pusat.

Pimpinan PT Pelni Sub Cabang Lewoleba, Kabupaten Lembata Syaiful kepada media ini, Rabu (11 Desember 2019) sore menjelaskan bahwa, setelah pihaknya berkoordinasi dengan PT Pelni pusat, diinstdiinstruksikan agar kapal yang berada di bawah pengelolaan PT Pelni yang selama ini masuk di Lewoleba, akan tetap masuk Lewoleba.

Hanya saja, kata Syaiful, kapal.tidak.sandar di.pelabuhan, melainkan akan lego jangkar dengan.jarak.ideal kurang lebih satu mil dari.pelabuham.

“Pelayanan naik turun penumpang dari kapal ke pelabuhan dan dari pelabuhan ke kapal kita gunakan radee transport,” terang Syaiful.

Pelayanan tersebut tanpa dibebankan biaya tambahan kepada penumpang karena merupakan bentuk.pelayanan pT peningkatan kepada para penumpang

Pada Jumat (14 Desember 2019) nanti, kata Syaiful, akan sandar KM Bukit Siguntang. Kapal.yang akan sandar pada malam hari itu sekaligus sebagai ujicoba.

Ia yakin, d Ngan satu unit radee trasnportasi yang disiapkan mampu melayani enumoang yang turun.mauoun yang akan naik.

“Kita siapkan satu unit duku, sambil.litlhat kondisi di lapangan.nanti,” kata Syaiful.

Pantauan Lembatanews.com di Pelabuhan Lewoleba Rabu sore tadi, aktivitas kepala penumpang rute Lewoleba-Larantuka berjalan normal. Walaupun jarak bangkai kapal denganmkapal penumpang berlabuh tak.brgitu jauh, namun aktivitas bongkar.muat berjalan lancar. (Tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *