Kembali ke Zona Hijau, Pemkab Lembata Tambah Frekwensi Pelayaran Rakyat ke Lembata

Kembali ke Zona Hijau, Pemkab Lembata Tambah Frekwensi Pelayaran Rakyat ke Lembata
Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata Paskalis Ola Tapobali.

 

Lembatanews.com – Setelah membuka pintu pelayaran antar pulau dari Lewoleba – Larantuka dan hanya memperbolehkan tiga kali pelayaran dalam seminggu di masa new notmal, maka mulai Kamis, 6 Agustus 2020 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata menambah frekwensi pelayaran bagi pelayaran rakyat (pelra) menjadi sebanyak enam.kali dalam seminggu yakni dari Senin sampai dengan Sabtu. Sedangkan untuk hari Minggu, tidak diperkenankan dilakukan pelayaran.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata Paskalis Ola Tapobali dalam suratnya yang ditujukan kepada para operator dan pemilik pelayaran rakyat yang melayani pelayaran dari dan ke Kabupaten Lembata yang suratnya diterima Lembatanews.com, Rabu, 5 Juli 2020.

Dijelaskannya, menunjuk Surat Bupati Lembata Nomor TUK.440/l286/AP/VlI/2020 tanggal 3 Juli 2020, perihal Perubahan Jadwal Operasi Kapal dan Frekwensi Pelayaran, antara lain mengatur tentang Jadwal Operasi Kapal dan Frekwensi Pelayaran Rakyat dari semula dibatasi operasinya dua kali seminggu menjadi tiga kali yakni pada hari Senin, Kamis dan Sabtu, serta memperhatikan dan mencermati berbagai perkembangan yang terjadi saat ini, maka disampaikan bahwa frekwensi pelayaran antar pulau menggunakan angkutan umum pelayaran rakyat yang semula dibatasi operasinya seminggu tiga kali pada hari Senin, Kamis dan Sabtu, diubah menjadi seminggu enam kali yaitu pada hari Senin sampai dengan hari Sabtu. Sedangkan hari Minggu tidak diperkenankan melakukan pelayaran.

Perubahan frekwensi dan jadwal pelayaran sebagaimana dimaksud, terangnya, berlaku terhitung mulai hari Knmis, 6 Agustus 2020 dan akan dievaluasi secara berkala sesuai perkembangan penyebaran Covid-l9.

Dijelaskannya, pengoperasian kapal-kapal pelra sebagaimana jadwal tersebut, wajib menerapkan dan menatuhi protokol kesehatan sebagaimana yang disyaratkan pada Surat Edaran Bupati Lembata Nomor 1219 Tahun 2020 tcntang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dan Operator Sarana Transportasi Menggunakan Angkutan Pelayaran Rakyat Dalam Masa Adaptasi Pembc
Erlakuan Tatanan Normal Baru Produktif dan Ancaman Corona Virus Disease 201 9 (Covid-l9). (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *