Kepala BKD-PSDM Tegaskan Pembatalan Sumpah/Janji CPNS Bukan Karena Tak Belanja Kuliner

Kepala BKD-PSDM Tegaskan Pembatalan Sumpah/Janji CPNS Bukan Karena Tak Belanja Kuliner
Kepala BKD-PSDM Kabupaten Lembata Patrisius Emi Ujan

Lembatanews.com – Pembatalan pengambilan sumpah/janji CPNS di Pantai Watan Raja Mingar, Desa Pasir Putih, Kecamatan Nagawutun pada Sabtu, 8 Agustus 2020 lalu karena ketidakdisiplinan para CPNS. Pembatalan terjadi bukan karena mereka tidak berbelanja aneka kuliner pangan lokal yang dijual masyarakat Mingar di arena pariwisata tersebut.

Demikian ditegaskan Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) Kabupaten Lembata Patrisius Emi Ujan saat dihubungi Lembatanews.com, Senin, 10 Agustus 2020,sekaligus mengklarifikasi informasi yang berkembang luas di media sosial.

Ia mengatakan, pelantikan di Mingar itu batal, bukan karena mereka tidak belanja kuliner, tetapi karena sikap acuh tak acuh dari peserta yang kesannya sulit diatur.
Bahkan, untuk mengatur mereka saja sampai Sekda Paskalis Ola Tapobali harus turun tangan.

“Jadi saya tegaskan bukan karena tidak belanja kuliner,” kata Ujan.

Berkaitan dengan belanja kuliner, terang Ujan, di dalam surat pemberitahuan telah disampaikan bahwa dalam rangka recovery ekonomi akibat Pandemi Covid-19, maka semua peserta disarankan untuk membawa bekal. Untuk gantinya, terang dia, mereka dapat membelanjakannya kepada masyarakat yang telah menyediakannya di arena pusat kuliner Pantai Watan Raja Mingar.

Dia menambahkan, penundaan tersebut dikarenakan CPNS formasi 2018 Kabupaten Lembata kurang menunjukkan sikap disiplin sehingga diambil langkah untuk memberikan pembinaan sikap perilaku.

Karena itu, sesuai petunjuk Bupati,  maka kepada mereka dibina terlebih dahulu. Mereka akan menjalani orientasi selama beberapa minggu, setelah itu baru dipanggil kembali untuk pengambilan sumpah PNS sekaligus penyerahan SK 100 persen.

Untuk itu, sesuai petunjuk Bupati, BKD-PSDM telah berkoordinasi dengan Koramil 1624-03/Lewoleba.

“Mulai Senin, 10 Agustus 2020 sebanyak 219 orang CPNS jalani orientasi terdiri dari formasi tahun 2018 sebanyak 213 orang, ditambah formasi Bidan PTT enam orang. Mereka sudah mulai jalani orientasinya selama dua minggu,” katanya.

Menurutnya, sebagai ASN, ada aturan disiplin PNS. Menjadi pegawai harus disiplin, dan jangan menganggap karena latar belakang pendidikan sarjana sehingga berbuat sekehendak hati. (tim lembatanews)

1 Komentar


  1. Terima kasih atas klarifikasi dan penjelasannya pak kepala BKD-PSDM Kab. Lembata.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *