Kesadaran Masyarakat Lembata Vaksin Anjing masih Rendah

Kesadaran Masyarakat Lembata Vaksin Anjing masih Rendah

Lembatanews.com – Kesadaran maayarakat Kabuoaten Lembata menyerahkan anjingnya untuk divaksinasi antirabies masih rendah. Padahal, sosialisas8trlah dan terua dilakukan oleh petugas.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Lembata Kanisius Tuaq di Lewoleba, Jumat (19 Juli 2019).

Ia mengakui, pada semester pertama tahun 2019 jumlah kasus gigitan anjing terduga rabies cenderung menurun. Walau terjadi penurunan jumlah kasus gigitan, bukan berarti kasus rabies sudah tak lagi ada. Karenanya, vaksinasi anjing harus terus dilakukan untuk mencegah rabies.

Selama ini, lanjutnya, masyarakat enggan menyerahkan anjingnya divaksin petugas karena pascavaksin, anjing mereka menjadi lemas dan kurang girang. “Padahal itu tandanya di dalam tubuh hewan tersebut sudah ada indikasi virus rabies. Masyarakat jangan berpikir kalau lemas dan tak girang itu ciri-ciri anjing usai vaksin adalah efek samping vaksinasi. Justru itu adalah tanda adanya potensi rabies di dalamnya,” tegas Tuaq.

Selain kendala masyarakat yang enggan divaksin anjingnya, kata Tuaq, di internal dinas juga masih terkendala tenaga petugas vaksin yang masih sangat minim. Dengan populasi anjing di Kabupaten Lembata mencapai angka 25 ribu ekor pada 2019 maka tenaga yang ada tak mampu mengejar target 80 persen vaksinasi antirabies karena harus menjangkau sampai ke kecamatan dan desa. Karena itu, mekanisme kerja yang dipakai swlama ini menffunakan sustem keroyokan. Selyruh petugas difokuskan di satu kecamatan dab terus berpindah ke kecamatan lainnya.

“Kadang warga saat dengan petugas turun mau vaksin, mereka bawa anjing ke kebun. Ada lagi yabg pemilik anjibg tidak bisa tangkap anjing karena terlu besar,” katanya.

Walau dihadapkan dengan sejumlah kendala lapangan, namun ia optimistia Lembata dapat mengatasi dan menurunkan jumlah kasus rabies. Apalagi, vaksinasi dan penanggulangan rabies sudah masuk dalam pilot project Dinas Peternakan Kabupaten Lembata. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *