Lantik Askab PSSI Lembata, Jajaran Pengurus Diminta Sukseskan Suratin Cup 2021

Lantik Askab PSSI Lembata, Jajaran Pengurus Diminta Sukseskan Suratin Cup 2021
Sekretaris Umum Asprov PSSI Provinsi NTT melantik pengurus Askab PSSI Lembata di Pelabuhan Jeti, Sabtu, 14 Maret 2020.

 

Lembatanews.com – Jajaran pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Lembata diharapkan membangun kekompakan dan kerja samanya terutama dalam menyukseskan penyelenggaraan Suratin Cup 2021 di Lembata. Selain sukses penyebggaraan, sukses prestasi juga harus diupayakan.

Hal itu dikatakan Sekretaris Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI NTT Lambertus Ara Tukan saat melantik pengurus Askab PSSI Lembata, Sabtu, 14 Maret 2020 malam di Pelabuhan Jeti Lewoleba.

Ia mengatakan, dalam mengurus organisasi sepakbola, tantangan terbesar adalah dana, tetapi harus optimis karena Lembata akan menjadi tuan rumah Suratin Cup 2021.

Sebagai tuan rumah, kata Lambertus Ara Tukan, tiga sukses harus menjadi perhatian bersama. Sukses pertama adalah sukses penyelenggaraan. Ehadiran para tamu undangan di kabupaten Lembata harus disambut dengan baik sejak acara penjemputan, selama kegiatan hingga mengantar pulang para tamu undangan.

“Tamu undangan yang datang memang butuh makan tapi tidak harus. Namun wajah masyarakat Lembata menyambut tamu undangan itu yang paling penting. Wajah masyarakat Lembata yang senyum dan ceria sejak jemput sampai antar pulang. Tidak.ada perkelahian antar etnis antar klub untuk membela timnya,” katanya.

Sekretaris Umum Asprov PSSI NTT Lambertus Ara Tukan menyerahkan bendera PSSI kepada Askab PSSI Lembata Linus Beseng.

 

Karena itu, ia meminta dukungan dari seluruh jajaran pengurus untuk mendukung sukses penyelenggaraan nanti.

“Pak Bupati dan Wakil (Bupati) sudah komitmen jaga harkat dan.martabat Kabupaten Lembata,. tinggal kita pengurus,” tegasnya.

Sukses kedua, lanjut Tukan, adalah sukses prestasi. Sebagai tuan rumah dengan persiapan yang lebih matang, maka tentu saja akan berjuang agar bisa menjadi juara.

“Tapi bukan karena sukses prestasi, tidak mungkin suruh menangkan tuan rumah. Jadi jangan tanya kepada perangkat pertandingan tapi tanya kepada tim siap atau tidak,” tegasnya.

Karena itu, ia mendorong pengurus Persebaya agqr mulai.membentuk tim untuk Suratin cup 2020 Atambua, karena untuk sukses prestasi di Suratin Cup 2021, indikator tim Suratin lembata ikut turnamen di Atambua November 2020 mendatang.

“Tim harus bisa dibentuk dan nantinya ada perubahan menuju 2021 tak.masalah tapi jangan sampai absen di Atambua. Karena ada penyerahan bendera di sana,” katanya..

Sukses ketiga, urainya, adalah sukses administrasi. Para pengurus kebanyakan yang tak begitu memahami administrasi keuangan. Karenanya, jangan sampai setelah pertandingan dipanggil polisi dan jaksa.

Ketua Askab PSSI Lembata Linus Beseng di awal sambutannya mengajak segenap pengurus dan undangan yang hadir mengheningkan cipta mengenang dua orang ketua Askab PSSI Lembata yakni Frans Making dan Bastian Ujan yang telah meninggal dunia.

Dikatakannya, setelah dibentuk dan sebagai ketua terpilih hasil kongres 26 Oktober 2019, maka perlu dilantik agar menjadi lengkap dan memberikan semangat baru kepada seluruh jajaran pengurus.

“Sebagai ketua terpilih, bukan satu kebanggan, bahwa dalam perhelatan pemilihan bukan suatu kebanggan tapi beban berat sesuai apa yang dijanjikan dalam sumpah tadi. Itu akan jadi beban berat bagi saya sebagai ketua Askab untuk menakhodai PSSI Lembata empat tahun ke depan,” katanya.

Dalam berorganisasi, lanjutnya, disadari benar bahwa mengurua sepakbola tidak hanya semangat, tetapi membutuhkan dukungan dana baru bisa. Untuk Lembata khususnya dan NTT umumnya, sepakbola belum sebagai olahraga profesional tetapi masih amatir. Sehingga, pengusaha belum bisa banyak membantu, dan satu-satunya harapan adalah APBD.

Karena itu, ia mengimbau kepada setiap perserikatan yang akan menggelar kegiatan, agar lebih dahulu memasukan proposal untik.dibahas. misalkan kegiatan 2021, maka proposal harus sudah dimasukkan pada 2020.

Dikatakannya, sebagai ketua, ia senantiasa bersemangat membesarkan organisasi untuk meraih prestasi di masa yang akan datang. Apalagi, Persebata di tangan ketua terdahulu telah berprestasi baik di ajang Suratin cup, Piala Gubernur, maupun Eltari Memorial Cup.

“Dari prestasi pendahulu, sebagai ketua Askab PSSI maka ini jadi tantangan bisakah jadikan Persebata jadi lima besar di NTT yang diperhitungkan. Mari kita sama-sama berjuang untuk itu. Kita bukan orang baru urus bola, mari dukung kerja agar tidak hanya berhenti di semifinal dan berjuang,” tegas Beseng

Untuk itu, pada ajang Suratin Cup 2021 di Lembata, Persebata harus juara.

Sedangkan untjkmjangka.oanjang, Persebata harus bisa masuk lima besar dan membawa anak-anak Lembata bisa bermain di tim-tim liga Inggris nasional dan masuk tim PON NTT.

Sekretaris KONI Lembata Wis Nedabang mengatakan, apa yang dibicarakan ketua Askab PSSI Lembata dan Sekretaris Umum Asprov PSSI NTT sudah cukup banyak, tinggal meresponsnya. Pemda dan KONI selalu mendukung kegiatan Persebata dan tiga atau empat hal penting yang jadi tantangan, yakni Suratin Cup di Atambua, Piala Gubernur, Suratin Cup 2021, dan ETMC di Larantuka.

“Semua sudah dikukuhkan, mari bekerja bersama-sama agar keberhasilan adalah keberhasilan Askab dan bukan keberhasilan orang perorangan,” tegas Nedabang.

Ke depan, lanjutnya, akan menghadapi banyak tantangan. Menguus bola tidak boleh putus asa. Karenanya, jajaran pengurus yang sudah dipercayakan berjalan sebaik-baiknya.

“Kalau mau perubahan mari berubah menata untuk sebuah perubahan, dan 2021 canangkan Lembata emas,” tandas Nedabang. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *