Mencari Figur Pemimpin Flotim Pasca Duet Anton Hadjon-Agus Boli

Mencari Figur Pemimpin Flotim Pasca Duet Anton Hadjon-Agus Boli

Lembatanews.com – Walau masa akhir jabatan pasangan Bupati Antonius Hubertus Gege Hadjon dan Wakil Bupati Agustinus Payong Boli baru akan berakhir pada Mei 2022, namun sejumlah figur sudah mulai dielus untuk maju dalam kancah Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Flotim pada 2024 mendatang.

Beberapa nama yang mencuat dan digadang-gadang maju calon bupati di antaranya Antonius Hubertus Gege Hadjon, Yoseph Sani Betan, Anton Tonce Matutina yang saat ini menjabat Sekda Flotim, Anton Doni Dihen, Mel Gernandes, Agustinus Payong Boli, dan sejumlah nama lainnya.

Sedangkan di jajaran calon wakil bupati muncul sejumlah nama seperti Theodorua Wungubelen, mantan anggota DPRD Flotim, Agustinus Uran, Syaiful Sengaji anggota DPRD Flotim yang pada pileg lalu terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi NTT, dan Agustinus Payong Boli, serta sejumlah nama lainnya.

Khabarnya, Syaiful Sengaji akan dipasangkan dengan Ketua DPRD Flotim saat ini Yoseph Sani Betan. Sedangkan Anton Hadjon kemungkinan besar akan tetap berpasangan dengan Agustinus Payong Boli.

Sementata itu, Yoseph Sani Betan saat dihubungi media ini mengaku kaget dan belum memikirkan soal proses pilkada. Ia saat ini masih konsentrasi menjalankan amanah rakyat sebagai Ketua DPRD Flotim.

“Soal maju atau tidak dalam pilkada nanti pada saatnya akan saya buka ke publik. Saat ini saya lebih konsentrasi menjalani amanah rakyat di gedung Gelekat Lewo,” tegas politisi muda asal Waibalun ini.

Saat ini, lanjut Betan, ia lebih berkonsentrasi mengawal jalannya pemerintahan dan prmbangunan di bawah nakhoda Bupati Antin Hadjon. Karena menurutnya, keberhasilan pemeruntah saat ini adalah keberhasilannya pula.

Secara tidak langsung, Betan tak menampik sejumlah informasi yang muncul ke permukaan saat ini yang menggadang-gadang dirinya maju berdampingan dengan Syaiful Sengaji. Ia juga tak menolak karena baginya biarlah masyarakat yang menilai layak tidaknya ia menjadi pemimpin Flotim lima tahun ke depan pasca kepemimpinan Anton Hadjon-Agustinus Payong Boli.

Karena bagaimanapun, secara kemampuan baik dari sisi pengalaman memimpin maupun organisatoris, ia sudah tak diragukan lagi. Pengalaman memimpin Partai Golkar Flotim dan menjadi Ketua DPRD Flotim sudah bisa menjadi bahan pertimbangan masyarakat soal layak tidaknya ia maju dalam perhelatan akbar pilkada Flotim 2024 mendatang. Selama menjadi ketua Golka dua periode, Golkar selalu menempatkan kader terbaiknya menjadi ketua DPRD Flotim. Demikian pula saat menjadi Ketua DPRD Flotim, ia telah menunjukkan gaya kepemimpinan terbaik yang mampu menjembatani para anggota dalam setiap momen persidangan.

Saat pertama menakhodai Golkar, Betan juga sempat ditawari mendampingi Simon Hayon, namun ditolaknya secara halus. Demikian pula saat diminta Yosni Herin mendapingi.maju pun ia memilih menjalani tugas dan amanah rakyat di gedung Gelekat Lewo. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *