Menikmati Irama Seruling “Snegur” di Pantai Lolong

Menikmati Irama Seruling "Snegur" di Pantai Lolong
Pantai Lolong dengan sajian uniknya deburan ombak bersuara ibarat seruling atau “Snegur” menantang pengunjung untuk datang dan menikmatinya.

 

Lembatanews.com – Berwisata menikmati indahnya panorama ciptaan Tuhan merupakan wujud syukur atas kebesaran Sang Ilahi. Ketika memuji keindahan dan suguhan alam yang indah, tentu ada decak kagum dan pujian.

Menikmati keindahan alam mungkin sudah jadi hal yang biasa. Namun, jika menikmati keindahan alam laut sambil menyaksikan deburan ombak yang menghasilkan suara ibarat seruling tentunya tidak ada di daerah lain di Indonesia.

Anda tentunya tak akan percaya. Kok deburan ombak bisa menghasilkan suara seruling. Ah mungkin hanya hoax.

Makin penasaran kan. Itulah keajaiban yang dapat Anda nikmati jika berkunjung ke Pantai Lolong di Desa Lolong, Kecamatan Nagawutun, Kabupaten Lembata.

 

Pantai Lolong merupakan salah satu destinasi wisata pantai pasir putih dan
hamparan batu alamnya yang menawan dan terdapat pula pepohonan langka yakni Santigi.

Di Pantai Lolong, pengunjung dapat menikmati deburan ombak yang menghempas bebatuan. Semburan air yang dihempas gelombang menimbulkan bunyi seperti seruling.

Oleh masyarakat setempat menyebut suara ibarat seruling dengan nama “Snegur”, yaitu semburan gelombang laut yang menyerupai asap dan muncul dari lubang batu karang.

Para pengunjung dapat mengabadikan momen terbaik yang tak terlupakan di atas batu alam di Pantai Lolong.

Anda semakin penasaran kan. Kalau sudah penasaran, ayo jangan tunggu lama. Jadilah orang pertama yang bisa menikmati Snegur di Pantai Lolong. Jadilah orang pertama yang memviralkan suara seruling dari deburan ombak ini ke seantero jagat.

Lalu, kalau mau ke Pantai Lolong, apakah mudah dijangkau? Tentu saja mudah. Pemerintah Kabupaten Lembata yang menjadikan pariwisata sebagai leading sektor pembangunan telah menyiapkan infrastruktur pendukung ke destinasi wisata.

Jalannya yang mulus akan mengantarkan Anda menuju ke sana. Dengan jarak 40 km, Anda bisa tempuh dalam satu setengah jam. Anda bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.

Gazebo yang disediakan di Pantai Lolong .

 

Ah, jauh juga ya. Jangan khawatir. Kejenuhan Anda dalam perjalanan panjang akan segera sirna. Kok bisa. Ya, sepanjang perjalanan menuju Pantai Lolong mata Anda akan dimanjakan panorama indah dan pusat kuliner yang bisa dinikmati.

Untuk mengunjungi tempat ini, pengunjung harus menggunakan guide lokal dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat yang dipercaya mengelola destinasi wisata ini.

Anda semakin tertarik, ayo datang dan nikmati indahnya ciptaan Tuhan. Surga kecil yang jatuh di tanah Lembata. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *