Meninggal di Pengungsian, Almarhum Pius Payong Dikebumikan di Kampung Halamannya

Meninggal di Pengungsian, Almarhum Pius Payong Dikebumikan di Kampung Halamannya
Jenazah almarhum Pius Payong saat disemayamkan di rumah keluarga di Kita Baru, Kelurahan Lewoleba, Kecamatan Nubatukan, Sabtu, 5 Desember 2020.

 

Lembatanews.com – Pengungsi korban erupsi Gunung Api Ile Lewotolok Pius Payong (102) meninggal dunia pada Sabtu, 5 Desember 2020. Warga Desa Jintona, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata ini meninggal setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Santu Damian, Lewoleba.

Meninggalnya almarhum Pius Payong ini menambah jumlah pengungsi yang meninggal dunia setelah sebelumnya Maria Ola Ina, balita berusia dua tahun tujuh bulan asal Desa Lamatokan , Kecamatan Ile Ape Timur meninggal dunia.

Korban pengungsi erupsi Ile Lewotolok ini sempat ditampung di posko utama pengungsian eks kantor bupati dan setelah dirawat di posko kesehatan, dirujuk ke Puskesmas Lewoleba. Saat hendak dirujuk ke RSUD Lewoleba, keluarga menolak dan minta kembali ke rumah. Sekembalinya ke rumah, korban dilaporkan meninggal dunia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata Kanisius Making mengatakan, almarhum Pius Payong bersama warga lain dari Desa Jontona diungsikan ke Kota Lewoleba pada Minggu, 29 November 2020 pasca erupsi Ike Lewotolok. Di Kota Lewoleba, almarhum tinggal di rumah keluarga di Kota Baru, Kelurahan Lewoleba, Kecamatan Nubatukan.

Karena mengalami sakit, lanjut Kanis Making, almarhum lalu dibawa ke RS Damian untuk mendapatkan perawatan. Namun, pada Sabtu, 5 Desember 2020, almarhum Pius Payong menghembuskan nafas terakhir.

Sebelum diantar ke Kampung halamannya di Desa Jontona untuk dikebumikan, jasad almarhum Pius Payong disemayamkan sementara di rumah keluarga di Kota Baru.

“Hari Minggu almarhum dikebumikan di kampung halamannya. Setelah semua persiapan di sana beres, almarhum langsung dibawa ke sana untuk dikuburkan,” terang Kanis Making.

Sementara itu, Rafael Lango, keluarga almarhum menjelaskan, untuk acara adat dan ibadah penguburab dilaksanakan di rumah duka di Lewoleba. Setelah ibadah baru jenazah diantar ke Jontona untuk dikebuinikan. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *