MotoGP 2019 Sudah ‘Berakhir’ di Jerman

MotoGP 2019 Sudah 'Berakhir' di Jerman

Lembatanews.com — Jika ada pebalap yang harus dikalahkan diMotoGP Jerman 2019, Minggu (7 Juli 2019), pebalap itu adalah Marc Marquez. Jika tidak kalah, maka lebih baik pihak MotoGP memberi gelar juara dunia MotoGP 2019 kepada Marquez di Sirkuit Sachsenring.

Pada akhir musim lalu muncul anggapan Marquez membuat persaingan gelar juara dunia MotoGP menjadi tidak menarik. Hal itu dikarenakan Marquez menjadi juara dunia di MotoGP Jepang, atau saat musim masih menyisakan tiga seri.

Itu adalah kali ketiga Marquez memastikan gelar juara dunia MotoGP di Sirkuit Motegi, Jepang, saat musim masih tersisa tiga balapan. Marquez juga melakukannya pada 2016 serta 2014.

Awal musim ini banyak pihak yang memprediksi Marquez akan mendapat persaingan yang ketat, terutama setelah Andrea Dovizioso dan Alex Rins berhasil juga mampu meraih kemenangan di tiga seri awal. Terlebih Marquez gagal finis di MotoGP Amerika Serikat, seri yang selalu dimenanginya sejak promosi ke MotoGP pada 2013.

Namun, cerita dalam beberapa musim terakhir kembali terulang. Kecuali pada musim 2015 ketika Jorge Lorenzo menjadi juara dunia, Marquez kembali menjadi pebalap paling konsisten penampilannya.

Setelah melakukan kesalahan di MotoGP Amerika Serikat, Marquez kemudian meraih dua kemenangan beruntun di Spanyol dan Prancis, finis kedua di Italia, menang di Catalunya, dan finis kedua di Belanda.

Secara keseluruhan tanpa kesalahan di MotoGP AS, Marquez selalu finis pertama atau kedua di MotoGP 2019. Kondisi itu membuat The Baby Alien bisa memiliki keunggulan 44 poin atas Dovizioso memasuki balapan MotoGP Jerman yang merupakan seri terakhir sebelum memasuki jeda paruh musim.

Andai tidak terjatuh ketika memimpin MotoGP AS, Marquez saat ini sudah unggul 69 poin di puncak klasemen sementara MotoGP 2019. Menariknya, dengan kesalahan di Sirkuit Austin pun Marquez tetap unggul jauh di puncak klasemen.

Kecuali musim 2014 yang merupakan musim fenomenal Marquez dengan menyapu kemenangan di sepuluh seri awal, jarak 44 poin merupakan keunggulan terbesar yang dimiliki Marquez jelang paruh musim atau MotoGP Jerman ketika menjadi juara dunia.

Pada musim 2018, Marquez unggul 41 poin atas Valentino Rossi jelang MotoGP Jerman. Pada 2017 Marquez ada di posisi keempat tertinggal 11 poin dari Dovizioso, tapi kemudian menjadi juara paruh musim usai MotoGP Jerman dengan keunggulan lima poin atas Vinales.

Pada musim 2016, Marquez unggul 24 poin atas Jorge Lorenzo jelang balapan di Sachsenring. Sementara pada musim 2013 Marquez ada di posisi tiga jelang MotoGP Jerman dengan 113 poin, tertinggal 23 poin dari Dani.

Dengan 275 poin tersisa yang masih bisa direbut musim ini, persaingan menjadi juara dunia MotoGP 2019 memang masih terbuka lebar. Tapi dengan konsistensi sekaligus keberuntungan yang didapat Marquez musim ini, lebih baik menyerahkan gelar juara dunia MotoGP 2019 kepada The Baby Alien di Sachsenring akhir pekan ini.

Marquez merupakan penguasa Sachsenring dalam sembilan musim terakhir, termasuk enam musim terakhir di MotoGP. Rekor itu membuat Marquez kembali difavoritkan menjadi pemenang di MotoGP Jerman 2019. Jika itu yang terjadi, peluang terbaik Marquez adalah memasuki paruh musim dengan keunggulan 49 poin atas Dovizioso, dengan catatan pebalap Ducati itu finis. (sumber cnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *