Mulai Persiapan Lapangan, PT Anak Lembata Grup Targetkan Desember Hotmix 2,5 Kilometer Ruas Panama-Kahua

Mulai Persiapan Lapangan, PT Anak Lembata Grup Targetkan Desember Hotmix 2,5 Kilometer Ruas Panama-Kahua
Pembersihan di sepanjang ruas jalan yang akan dikerjakan oleh PT Anak Lembata Grup di ruas Panama-Kahua, Sabtu, 23 Oktober 2021.

 

Lembatanews.com – PT Anak Lembata Grup yang dipercayakan mengerjakan proyek jalan provinsi Balauring-Wairiang saat ini sudah melakukan persiapan lapangan, seperti membangun kamp, pemasangan papan nama proyek, serta pergerakan peralatan ke lokasi pekerjaan. Ditargetkan, awal Desember sudah mulai dilakukan pekerjaan hotmix sepanjang 2,5 Kilometer dari Desa Panama.

Demikian dijelaskan Desi Arianto, General Superintendent (GS) PT Anak Lembata Grup kepada Lembatanews.com, Sabtu, 23 Oktober 2021.

Dikatakannya, pekerjaan lanjutan ruas jalan provinsi Balauring-Wairiang pada tahun ini akan dilanjutkan dari Desa Panama-Kahua sepanjang 6,9 kilometer.

Hanya saja, sesuai kontrak, paket pekerjaan itu sepanjang 5,6 km. Karena itu, sesuai konsultasi bersama PPK dan sesuai arahan Gubernur, maka untuk memenuhi target 6,9 Km dari Panama-Kahua, maka sejumlah pekerjaan kurang penting seperti pasangan batu, semuanya dialihkan ke pekerjaan aspal.

Penyesuaian itu dilajukan agar bisa memenuhi target dari Panama sampai Kahua sepanjang 6,9 kilometer.

Dalam sosialisasi di Desa Tubungwalang ya g melibatkan berbagai pihak terkait, hal-hal tersebut sudah diinformasikan kepada masyarakat.

“Sesuai SPMK untuk paket Balauring-Wairiang dibiayai dari APBD Provinsi NTT, nilai kontraknya sebesar Rp10 miliar lebih. SPMK 11 Oktober 2021 sampai 6 Juli 2022, dengan masa pelaksanaan 240 hari kalender,” terang Dedy Arianto.

Saat ini, lanjutnya, sedang dilakukan persiapan lapangan, seperti pembuatan kamp, pemasangan papan nama proyek, serta pergeseran peralatan.

“Kami sudah mulai geser eksa ke lokasi untuk pembersihan dan mulai turunkan material agregat. Kami rencanakan awal Desember sudah mulai aspal sepanjang 2,5 kilometer,” kata Dedy Arianto. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *