Mulai Selasa, Tangki Air Milik Pemda Lembata Bagi Air Gratis untuk Masyarakat

Mulai Selasa, Tangki Air Milik Pemda Lembata Bagi Air Gratis untuk Masyarakat
 Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur berbicara di hadapan para kepala desa

 

Lembatanews.com – Masyarakat Kabupaten Lembata patut berbahagia, sebab mulai Selasa, 21 April 2020, Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur memerintahkan mobil tangki milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lembata mulai.mendistribusikan air bersih untuk masyarakat dan dibagikan secara gratis.

Air bersih dibagikan kepada masyarakat terutama di desa-desa yang mengalami kesulitan air bersih. Pembagian air bersih secara gratis itu dibagikan hingga bulan Juni mendatang.

Hal itu disampaikan Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur saat berdialog dengan para kepala desa se-Kecamatan Omesuri dan Buyasuri bertempat di Puskesmas Balauring di Meru, Desa Dolulolong, Kecamatan Omesuri, Senin, 20 April 2020.

Dikatakannya, mekanisme pendistribusian air bersih dilakukan melalui mekanisme kepala desa mengajukan permohonan ke camat.

“Mulai besok (Selasa) langsung distribusi. Suratnya nanti Sekda buat menyusul. Ini tidak hanya berlaku di Omesuri dan Buyasuri tapi untuk seluruh Kabupaten Lembata,” tegas Bupati Sunur.

Dia menambahkan, untuk BBM operasional mobil tangki air,  ia meminta kepada camat untuk mendaftarkan mobil tangki dan diajukan ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lembata untuk memanfaatkan dana bencana non alam.

Ditegaskannya, mengigat air didistribusikan secara gratis, maka ia mengimbau kepada warga pemilik mata air agar tidakemungut biaya pengambilan air.

“Pengambilan air juga jangan dipungut biaya karena untuk penanganan agar masyarakat untuk sementara tak kesulitan ait dan.berlaku mulai besok. Surat edaran menyusul. Tapi jelas, jangan pilih-pilih,” katanya.

Selain mendistribusikan air bersih secara gratis, Bupati Sunur juga menggratiskan. Retribusi pasar baru para pedagang di pasar selama Pandemic Covid-19.

Penggratisan retribusi pasar, tegas Bupati Sunur dilakukan hingga bukan Juni dan bisa saja diperpanjang tergantung kondisi bencana yang terjadi. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *