Pamit ke Kebun Sejak Sabtu Siang, Elisabet Pina Ditemukan di Tebing Dekat Kali Hukung

Pamit ke Kebun Sejak Sabtu Siang, Elisabet Pina Ditemukan di Tebing Dekat Kali Hukung
Warga berkumpul di padang di dekat lokasi penemuan jasad korban.

 

Lembatanews.com – Elisabet Pina (87), warga Desa Watokobu, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata pamit ke kebun sejak Sabtu, 25 April 2020 dan tak kembali ke rumah. Setelah dilakukan pencarian sejak Minggu, 26 April 2020, Elisabet Pina akhirnya berhasil ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa. Jasad korban ditemukan oleh Bento dan Arto pada Kamis, 30 April 2020 sekitar pukul 09.00 di tebing Kali Mata Air Hukung, Desa Watokobu, Kecamatan Nubatukan.

Pantauan media ini, aparat TNI, dan Polri dari Polres Lembata dibantu warga langsung bergerak menuju lokasi penemuan jasad korban.

 

Perjuangan para wartawan menuju lokasi penemuan jasad korban dengan menerabas ilalang melewati jalan yang terjal dan dipenuhi ilalang.

 

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi penemuan jasad korban tak jauh dari lokasi Kiwari milik Ben Tenti, korban pada Sabtu pamit ke keluarga hendak ke kebun. Namun, sejak pergi ke kebun, korban tak kunjung pulang ke rumah.

Dalam proses pencarian, warga dan keluarga sempat menggelar ritual adat pada Minggu, 26 April 2020 malam. Setelah digelar ritual adat, warga dan keluarga menemukan hodong (tempat sirih pinang) dan sandal sebelah kiri milik korban di dekat lokasi seremoni adat.

Pencarian pun terus dilanjutkan namun belum membuahkan hasil. Pencarian kembali dilakukan, dan baru pada Kamis pagi, Bento dan Arto, warga Desa Watokobu, berhasil menemukan jasad korban yang sudah menghitam.

Saat ditemukan, hanya sandal sebelah kanan yang masih bersama korban. Sedangkan Kelewang milik korban belum juga ditemukan.

Lokasi sandal dan hodong ditemukan dengan jarak jasad korban ditemukan kurang lebih 200 meter.

Saat ini aparat Polres Lembata dibantu aparat TNI dan warga masih berupaya mengevakuasi jasad korban dari lokasi ditemukan. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *