Pantau Ruang Kelas Darurat, Petrus Gero Minta Dinas PKO Lembata Segera Perbaiki

Pantau Ruang Kelas Darurat, Petrus Gero Minta Dinas PKO Lembata Segera Perbaiki
Gedung darurat yang digunakan untuk ruang kelas dan kantin di SDI 2 Waikomo. Gambar diabadikan Selasa (4 Februari 2020). 

 

Lembatanews.com – Salah satu ruang kelas yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) para siswa kelas 2A SDI 2 Waikomo, Kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata sangat memperihatinkan. Gedung darurat itu dibangun dengan dinding dari seng bekas dan berlantai tanah. Pada bagian ujung dinding dan atap berbentuk segitiga tidak ditutupi sehingga jika hujan air merembes dan KBM tak bisa dilangsungkan.

Ketua DPRD Lembata Petrus Gero dan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Lembata Silvester Samun foto bersama Kepala SDI 2 Waikomo Yasinta Kai Dau dan para guru.

 

Gedung itu dibangun pada 2007 lalu dan digunakan satu ruangan untuk ruang kelas dan satu ruangan lagi untuk kantin sekolah.

Ketua DPRD Lembata Petrus Gero yang mengunjungi ruang kelas darurat di SDI 2 Waikomo pada Selasa (4 Februari 2020) itu mengaku sangat prihatin dengan kondisi gedung kelas darurat itu. Ia prihatin karena masih di dalam Kota Lewoleba, pusat pemerintahan, namun ternyata masih ada sekolah darurat seperti itu.

Karenanya, kepada Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Silvester Samun yang ikut hadir dalam.pemantauan itu, Petrus Gero meminta agar gedung darurat itu segera diperbaiki.

“Pendidikan adalah salah satu program prioritas daerah, sehingga sangat mendesak untuk segera dibenahi,” tegas Gero.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Lembata Silvester Samun mengaku sangat prihatin dengan kondisi tersebut dan ia sepakat agar ruang kelas darurat itu segera diperbaiki.

Ia khawatir, jika sampai atapnya jatuh dan menimpa para siswa, akan menimbulkannurisan yang lebih besar lagi. Karena itu, karena ruangan kelas darurat itu sudah tidak akan lagi, maka harus segera diperbaiki dengan menggunakan mekanisme penggunaan anggaran sebelum perubahan. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *