Pelantikan Bupati Lembata pada Rabu, 15 September 2021, Batal Dilaksanakan

Pelantikan Bupati Lembata pada Rabu, 15 September 2021, Batal Dilaksanakan

Lembatanews.com – Pelantikan Bupati Lembata Thomas Ola Langodai yang dijadwalkan dilaksanakan pada Rabu, 15 September 2021 batal dilaksanakan. Pembatalan pelantikan itu terjadi karena masih menunggu petikan surat keputusan (SK) Pengangkatan Bupati/Wakil Bupati Sabu Raijua yang belum ditandatangani Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Menurut rencana, pelantikan Bupati Lembata sisa masa jabatan 2017-2022 dilaksanakan bersamaan dengan pelantikan Bupati-Wakil Bupati Sabu Raijua terpilih.

Penundaan pelantikan itu disampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata melalui surat Nomor BU.005/2016/ PEM /IX/ 2021 yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Paskalis Ola Tapobali.

Disampaikan dalam surat tersebut bahwa dengan ini kami sampaikan bahwa acara pelantikan Wakil Bupati Lembata menjadi Bupat: Lembata Sisa Masa Jabatan Tahun 2017-2022 oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur di Kupang yang semula direncanakan pada tanggal 15 September 2021 ditunda sampai dengan waktu yang akan ditentukan kemudian.

“Atas hal ini kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya. Selanjutnya untuk kepastan acara pelantikan akan disampaikan setelah berkoordinasi kembali dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur,” tulis Sekda Paskalis Tabobali dalam surat itu.

Sementara itu, Sekda Paskalis Ola Tapobali yang dihubungi lembatanews.com, Senin, 13 September 2021 sore, membenarkan adanya penundaan pelantikan Bupati Lembata dimaksud.

Ia menjelaskan bahwa penundaan pelantikan itu dilakukan karena petikan SK Sabu Raijua belum ditandatangani Dirjen Otda.

“Iya benar (ditunda). Alasannya karena menunggu Petikan SK Sabu Raijua, yang belum ditandatangani Dirjen Otda,” terang Paskalis Tabobali.

Terkait kepastian waktu pelantikan, Paskalis Tabobali mengatakan akan diinformasikan kemudian.

Informasi yang dihimpun lembatanews.com menyebutkan, untuk pelantikan Bupati Lembata Thomas Ola Langodai sudah ada sejumlah warga Lembata yang berangkat ke Kupang. Sedangkan warga lainnya, termasuk para pimpinan partai politik baik parpol pengusung maupun parpol pemilik kursi di DPRD, para anggota DPRD Lembata baru akan berangkat ke Kupang pada Selasa, 14 September 2021.

Ada yang melalui penerbangan dari Lewoleba, ada yang menggunakan penerbangan dari Larantuka, Kabupaten Flores Timur, bahkan ada yang melalui Maumere, Kabupaten Sikka.

Namun, dengan dikeluarkannya surat pemberitahuan pembatalan pelantikan pada Senin, 13 September 2021, para anggota DPRD dan pimpinan parpol yang membatalkan tiket yang sudah terlanjur dibeli. Sedangkan yang sudah terlanjur ke Maumere, terpaksa melanjutkan perjalanan, mengingat tiket pulang pun sudah dibocking sebelumnya. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *