Pemilik Kapal Dideadline 30 Hari Singkirkan Bangkai Kapal dari Kolam Labuh

Pemilik Kapal Dideadline 30 Hari Singkirkan Bangkai Kapal dari Kolam Labuh

Bangkai KM Shinpo 16 yang masih tampak di kolam labuh Pelabuhan Lewoleba. Gambar diabadikan Rabu (11 Desember 2019) sore.

Lembatanews.com – Pemilik KM Shinpo 16 yang tenggelam di kolam.labuh Pelabuhan Lewoleba pada Selasa (10 Desember 2019) diberikan batas waktu selama 30 hari untuk menyingkirkan bangkai kapal dari kolam.labuh.

Berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan RI Nomor 71 Tahun 2013, mensyaratkan bahwa perusahaan pemilik.kapal berkewajiban untuk mengevakuasi bangkai kapal dari kolam.labuh.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Lembata Paskalis Tapobali pada Rabu (11 Desember 2019) mengatakan, surat pemberitahuan sudah dikeluarkan.pada Rabu (11/12) ditujukan kepada perusahaan pemilik KM Shinpo 16.

Sesuai Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan Nomor 71 Tahun 2013, terangnya, perusahaan berkewajiban untuk segera menyingkirkan bangkai.kapal dari kolam.labuh pelabuhan. Karena, area kolam labuh masuk dalam kawasan peabuhan kategori gangguan tingkat I karena masuk dalam daerah lingkungan kerja (FLK) dan daerah lingkungan kepentingan pelabuham.

“Kalau dalam kurun waktu 30 hari tak juga dilakukan pembersihan, maka akan diberikan peringatan sesuai tahapan-tahapannya bahkan sampai pada tingkat sanksi,” tegas Tapobali. (Tim Lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *