Pemkab Lembata Salurkan Beras Bansos di Masa PPKM

Pemkab Lembata Salurkan Beras Bansos di Masa PPKM
Plt Bupati Lembata Thomas Ola Langodai memukul gong pertanda launching penyaluran beras bansos di pelataran depan kantor Bupati Lembata, Rabu, 26 Juli 2021.

Lembatanews.com – Pemerintah Kabupaten Lembata mulai Rabu, 26 Juli, telah menyalurkan beras bantuan sosial (bansos) di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Beras yang disalurkan berasal dari cadangan pangan pemerintah (CPM).

Sebanyak 12.161 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 151 desa dan kelurahan di Kabupaten Lembata siap menerima beras bantuan sosial. Pemerintah Pusat mengalokasikan sebanyak 121,67 ton beras bansos.

Plt Bupati Lembata Thomas Ola Langodai saat launching penyaluran beras bansos di palataran kantor Bupati Lembata, Rabu, 26 Juli 2021 mengatakan, beras bantuan tersebut merupakan kebijakan Pemerintah Pusat di tengah perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga 2 Agustus mendatang. Bantuan beras diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan alokasi 10 Kg per KK.

Ia berharap, masyarakat dapat menerima bantuan beras dengan sepenuh hati sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan ekonomi yang sedang terjadi di tengah pembatasan aktivitas masyarakat.

“Saya minta dalam penyalurannya agar diberikan juga pemahaman kepada masyarakat bahwa di tengah pandemi Covid-19 kita semua harus patuh pada protokol kesehatan,” kata Langodai.

Pada kesempatan itu, ia juga berterima kasih kepada Kapolres dan Danramil yang selama ini gencar mengedukasi warga melalui personelnya di lapangan. Ia juga meminta Kapolres dan Danramil agar para Bhabinkamtibmas dan Babinsa dapat melakukan pemantauan atau pengawasan langsung terhadap proses pendistribusian beras ini sehingga tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P2KB Kabupaten Lembata Ambrosius Wurin Lein dalam laporannya menjelaskan, cadangan beras pemerintah yang didistribusikan saat ini diperuntukkan bagi 12.167 keluarga penerima manfaat (KPM) dari program keluarga harapan (PKH) dan program BST.

Dia merincikan, dari total KPM sebanyak 12.167 KK terdiri dari KPM PKH sebanyak 9.990 jiwa dan KPM BST sebanyak 2.177 jiwa, yang tersebar di sembilan kecamatan.

Lein mengatakan, pendistribusian dimulai sejak Rabu (28/7) sampai dengan 6 Agustus mendatang dan dimulai di Kecamatan Nubatukan. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *