Pemkab Lembata Siapkan Tiga Lokasi Karantina

Pemkab Lembata Siapkan Tiga Lokasi Karantina

 

Lembatanews.com – Pemerintah tahun Kabupaten (Pemkab) Lembata menyiapkan tiga lokasi untuk karantina orang dalam pemantauan (OPd) dan orang yang melakukan perjalanan dari daerah terkonfirmasi Covid-19. Tiga lokasi yang disiapkan itu yakni gedung baru Puskesmas Lewoleba di Desa Pada, gedung Gerai Maritim di lapangan eks Harnus, Kelurahan Lewoleba Barat, dan Puskesmas Balauring di Meru, Kecamatan Omesuri.

Untuk menjamin kesiapan ketiga gedung tersebut menjadi lokasi karantina maka pada Rabu, 8 April 2020, Sekretaris Daerah (Sekda) Lembata Paskalis Ola Tapobali didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr Lucia Shandra, Kepala Pelaksana BPBD Thomas Tip Des, Asisten II Sekda Lembata Kedang Paulus, dan Asisten III Sekda Wenseslaus Ose Pukan memantau gedung baru Puskesmas Lewoleba di Desa Pada.

Sekda Paskalis Tapobali meninjau semua ruangan yang akan digunakan untuk karantina baik yang di lantai satu maupun di lantai dua.

Gedung baru yang masih dalam tahap finishing itu diperkirakan mampu menampung sebanyak 93 orang baik memanfaatkan ruangan yang sudah ada, maupun di lorong-lorong di gedung itu.

Tapobali menjelaskan bahwa sejauh pemantauannya, gedung tersebut walau sedang dalam proses finishing namun sudah bisa dimanfaatkan untuk karantina bagi orang yang melakukan perjalanan dari daerah zona merah pandemi Covid-19 dan ODP.

Ruangan di lantai satu dan lantai dua yang ada, mampu menampung 93 orang. Dia merincikan, kapasitas kamar mampu menampung 60 orang. Sedangkan lorong dan ruangan di bagian depan dapat dimanfaatkan jika yang dikarantina banyak. Tinggal disiapkan spring bed.

“Mereka yan dikarantina adalah orang-orang sehat, jadi kita siapkan bahan makanan dan alat masak dan mereka sendiri yang masak,” terang Tapobali.

Sedangkan air yang belum terpasang instalasinya akan dibackup dengan mendrop tangki air setiap hari untuk mengisi bak air dan toilet.

Seluruh beban biaya dalam.proses karantina, kata Tapobali, sepenuhnya diambil dari dana yang telah direalokasi untuk penanganan Covid-19.

Ia juga akan meminta PPK untuk menyurati pelaksana agar jika nanti dilakukan karantina, pekerjaan di dalam gedung dapat ditangguhkan dulu.

Ia juga memastikan, seluruh persiapan akan terus dilakukan dan diupayakan sudah beres sebelum masuknya kapal Pelni ke Lembata.

Pada kesempatan itu, ia juga mengimbau warga Lembata yang masih di luar terutama di daerah-daerah terpapar untuk tidak pulang. Sebab, kepulangan mereka akan menjalani karantina dan dapat menimbulkan bebas psikis. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *