Pemkab Segera Hentikan Bantuan untuk Pengungsi di Rumah Penduduk

Pemkab Segera Hentikan Bantuan untuk Pengungsi di Rumah Penduduk
Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur turun langsung menghibur anak-anak pengungsi korban erupsi Gunung Api Ile Lewotolok yang sedang senam di halaman eks rumah jabatan bupati, Jumat, 4 Desember 2020.

 

Lembatanews.com – Lembatanew mengambil langkah bijak memusatkan seluruh pengungsi korban Erupsi Gunung Api Ile Lewotolok yang saat ini masih tersebar di rumah-rumah penduduk di Kota Lewoleba. Sebanyak 1.000 lebih pengungsi saat ini masih berada di rumah keluarga dan yang paling banyak tersebar di Kelurahan Selandoro.

Saat ini, tim Satgas Penanganan Bencana Erupsi Ile Lewotolok sedang melakukan identifikasi sejumlah tempat yang layak dijadikan tempat penampungan selain delapan titik penampungan resmi yang sudah ada saat ini.

Setelah memastikan semua tempat disiapkan, maka semua pengungsi uang ada di rumah-rumah penduduk akan diarahkan menempati titik penampungan yang telah disediakan.

Jika semua sudah tertampung di penampungan resmi yang disiapkan pemerintah, maka selanjutnya pemerintah akan menghentikan bantuan kepada pengungsi yang masih bertahan di rumah penduduk.

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur kepada lembatanews.com, Jumat, 4 Desember 2020 menegaskan bahwa bantuan kepada pengungsi di rumah-rumah penduduk dihentikan.

Ditegaskannya pula bahwa jika ingin mendapatkan bantuan maka harus masuk ke tempat-tempat penampungan resmi yang disediakan pemerintah.

Jika masih tetap bertahan di rumah keluarga atau penduduk lainnya di dalam Kota Lewoleba maka dianggap sebagai pengungsi mandiri dan menjadi tanggung jawab keluarga yang menampung.

Dengan ditampung terpusat pada penampungan resmi yang disiapkan, akan lebih memudahkan pemerintah dalam memberikam perhatian dan bantuan kepada para pengungsi.

“Supaya kita juga bisa lebih mudah lakukan pemeriksaan kesehatan kepada para pengungsi,” kata Bupati Sunur.

Sehingga, setelah semuanya sudah ditampung di penampungan resmi yang disediakan pemerintah, pemerintah dapat menjamin kebutuhan selama di tepat penampungan. D Ngan demikian, pemerintah juga dapat menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

(Sekretaris Daerah Lembata Paskalis Ola Tapobali mengatakan, saat ini pemerintah terus berupaya meng dikasi para pengungsi ya g masih berada di rumah penduduk agar mau pindah ke tempat penampungan resmi pemerintqh.

Pemindahan, lanjutnya, agak sulit dilakukan karena para pengungsi sudah terlanjur mendapatkan informasi keliru yang disebar di masyarakat. Sehingga advokasi dari tim penanganan bencana terus dilakukan untuk memastikan mereka mau dipindahkan ke tempat penampungan resmi yang disiapkan pemerintah.

“Msuarakat sudah terlanjur terima informasi simpang siur sehingga mereka tidak mau pindah. Tapi kita terus advokad mereka supaya mau pindah,” tandas Paskalis Tapobali.(tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *