Perancis Bakal Genjot Penggunaan Air Limbah Daur Ulang

Perancis Bakal Genjot Penggunaan Air Limbah Daur Ulang

Lembatanews.com — Pemerintah Perancis dilaporkan akan mulai mengurangi penggunaan air tanah dengan mendorong daur ulang air limbah dan mengimbau warganya untuk menghemat pemakaian air. Hal ini hendak diterapkan untuk menghadapi perubahan iklim yang mengakibatkan aliran air di sejumlah sungai di Perancis berangsur melambat.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (2/7), setelah berbulan-bulan melakukan perundingan dengan sejumlah pihak berwenang setempat, Kementerian Lingkungan Hidup Perancis menginformasikan akan mengusulkan kebijakan mengurangi penggunaan air sebesar 10 persen dalam lima tahun ke depan, dan sekitar 25 persen dalam jangka 15 tahun dari sekarang.

Langkah ini diambil agar Perancis dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi masa depan yang diperkirakan akan mengalami kekeringan.

“Air merupakan salah satu persoalan yang menjadi prioritas kami untuk berjuang menyelamatkan lingkungan,” ujar Menteri Lingkungan Hidup Perancis, Francois de Rugy.

Pemerintah sendiri memperkirakan volume debit rata-rata sejumlah sungai di Perancis akan turun sekitar 10 hingga 40 persen dalam setengah abad ke depan.

Untuk mengurangi penggunaan air tanah yang berlebihan, pemerintah setempat juga akan menerapkan tarif khusus bagi warga yang memiliki kolam renang di rumahnya.

Tarif tersebut penting karena mengetahui bahwa rata-rata warga Perancis yang bisa menghabiskan sekitar 150 liter air setiap harinya.

“Kami akan menyiapkan kerangka kerja dan insentif bagi pihak berwenang setempat untuk mengambil langkah,” tegas Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Emmanuelle Wargon.

Selain itu, pemerintah Perancis juga berencana untuk memperketat syarat penggunaan air oleh sejumlah perusahaan industri, di antaranya sektor pembangunan pada 2022.

Sementara pada 2025 mendatang, pemerintah akan mulai meningkatkan penggunaan air hujan dan air limbah untuk menyiram tanaman, air di toilet, serta penggunaan lainnya kecuali untuk air minum. (sumber cnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *