PPK Dinas PUPR Mundur karena Sering Dipanggil Penyidik, Reskrim Polres Lembata “Kebakaran Jenggot”

PPK Dinas PUPR Mundur karena Sering Dipanggil Penyidik, Reskrim Polres Lembata "Kebakaran Jenggot"
Kasat Reskrim Polres Lembata Iptu I Komang Sukamara

 

Lembatanews.com – Mundurnya 17 orang pejabat pembuat komitmen (PPK) dan kelompok kerja (Pokja) pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPR) Kabupaten Lembata karena alasan sering dipanggil penyidik Polres Lembata dan Polda NTT dan menyebabkan mereka tidak nyaman bekerja ditanggapi serius Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polr s Lembata yang membawahi Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Kasat Reskrim Polres Lembata Iptu I Komang Sukamara pun langsung mengambil langkah mengundang wartawan untuk mengklarifikasi persoalan dimaksud.

Bertempat di ruang kerjanya, Senin, 9 Maret 2020 malam, Iptu Komang mengatakan, berdasarkan surat pengunduran diri 17 PPK, di dalamnya tidak menyebutkan prengunduran diri karena dipanggil Polres Lembata namun dalam pemberitaan disebutkan penyidik Tipikor Polres Lembata yang memanggil PPK.

“Jadi kami klarifikasi bahwa tidak memanggi.PPK. Kami sangat setuju pembangunan berjalan dengan baik maka  tidak perrnah menghambat. 2018-2019 tidak pernah panggil PPK,”  tegas Sukamara.

Penyidik Tipikor Polres Lembata tidak pernah melakukan pemanggilan terhadap PPK. Prnyidik hanya sempat melakukan penyelidikan terkait pembangunan di Awololong namun tak sampai memanggil PPK hingga akhirnya diambil alih Polda NTT.

Menjawab wartawab terkait jika dikemudian hari terbukti ada oknum penyidik Polres Lembata meakukan intimidasi atau tindakan lain sehingga menmbulkan ketidaknyamanan PPK, Komang Sukamara tegas mengatakan bahwa jika ketahuan ada anggota penyidik Polres Lembata yang terbukti melakukan tindakan intimidasi trhadap PPK, maka akan dilaporkan ke pimpinan. Ia juga meminta masyarakat untuk melporkan jika ada anggotanya  yang melakukan hal seperti itu di luar prosedur.

Selama ini, lanjutnya, ada empat penyidik Tipikor di bawah kendali langsungnya. Setiap penyidikan yang mereka lakukan selalu dilaporkan kepadanya dan diteruskan ke pimpinan. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *