PT Hikam tak Pernah Lakukan Pendekatan ke Pemda Lembata

PT Hikam tak Pernah Lakukan Pendekatan ke Pemda Lembata

Lembatanews.com Dalam proses pengurusan izin labuh tambat kapal minitanker yang didatangkan oleh manajemen PT Hikam, pihak perusahaan sama sekali tidak pernah melakukan pendekatan dengan Pemerintah Kabuoaten (Pemkab) Lembata. Bahkan, tiba-tiba persoalan itu justru dibawa ke ranah politik dengan mendatangi gedung Ptketen Ina dan secara kelembagaan, DPRD Lembata mengeluarkan rekomendasi.

Hal itu ditegaskan Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dalam jumpa pers di ruang kerjanya, Jumat (13 Desember 2019). Bupati Sunur didampingi Penjabat Sekda Anthanasius Aur Amuntoda, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan Paskalis Ola Tapobali, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Markus Labi Waleng.

Bupati Sunur dalam konferensi pers itu tegas membantah bahwa pemerintah yang menyuruh alat Hikam mendatangkan kapal minitanker itu. Ia juga membantah jika tak proaktif memberi izin labuh tambat kapal minitanker yang didatangkan PT Hikam.

Pemkab, kata Sunur, justru sedang membangun komunikasi dengan Patra Niaga yang merupakan anak perusahaan PT Pertamina. Pemerintah, lanjutnya, juga tidak.melarag minitanker berlabuh di pelabuhan umum. Tetapi, pemerintah sedang mengkaji dan ada korensponden dengan.Patra Niaga anak perusahaan transportir dari Pertamina. Patra Niaga juga sudah mengirim.tim survei untuk.melakukan survei pelabuhan Jober dan ternyata masih ada kekurangan yang harus diperbaiki.

Terhadap Kekurangan itu, lanjutnya, pemerintah sedang berupaya agar Patra Niaga yang menyediakan, dengan mendorong dilakukan pengerukan agar dapat dimanfaatkan.

“Kita ini sedang lakukan korensponden dengan Patra, tiba-tiba ada blunder di sini seakan jadi langka, seolah pemerintah tak.izinkan. Kalau tiba-tiba dalam.satu mingu ini dibuat seakan hal yang luar biasa agar kapal disandarkan juga tidak bisa karena masih dalam.kajian,” tegas Bupati Sunur. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *