Puisi ‘Ia Sang Pioner’ Bupati Sunur Antar Andreas Duli Manuk ke Peristirahatan Terakhir

Puisi 'Ia Sang Pioner' Bupati Sunur Antar Andreas Duli Manuk ke Peristirahatan Terakhir
Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur memimpin upacara kedinasan penguburan almarhum Andreas Duli Manuk, di rumah duka Tujuh Maret, Kelurahan Lewoleba Selatan, Kecamatan Nubatukan, Minggu, 28 Februari 2021.

 

Lembatanews.com – Politisi dan birokrat sejati Andreas Duli Manuk telah menghadap sang khalik. Upacara penguburan Almarhum dalam upacara kedinasan dengan inspektur upacara Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur berlangsung khidmat. Puisi “Ia Sang Pioner” yang dibacakan Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur mengantar almarhum Andreas Duli Manuk menuju tempat peristirahatannya yang terakhir.

Ia Sang Pioner

Ia sang pioner
Juru tulis
Bumi leuau lewotana

Ia sang pioner
Catatan tangan
Tujuh Maret 1945

Ia sang pioner
Menatap jauh
Mengitari Leur ke ujung Suban
Berjejak di leuauq lewotanah
Dalam catatan waktu

Dan ketika mau membungkus
Fisik tak bergerak
Di 17.45
Hatinya damai
Karena ia telah selesai
Menjalankan catur program 2001-2011

Ia sang pioner
Pergi meninggalkan rumah ini
Rumah bersama
Bumi leuauq lewotanah
Nenek moyang kita

Merebah pada tanah
Tempat berpijak tanpa raga
Karena berasal dari tanah

Ia sang pioner
Bumi leuauq lewotanah yang menyusui
Adalah penghormatan jiwa di pengabdiannya
Dan hari ini pun
Berkesudahan tanpa akhir

Ia sang pioner
Telah pergi berkubur
Buat selamanya

Dan haripun lengkap
Ketika menutup matanya
Dan saat Bermandi matahari

Ia sang pioner
Menyebar benih subur
Sebagai warisan

Kiranya ia sang pioner
Menjadi pendoa
Bagi kita semua

Dalam sambutannya, Bupati Sunur mengatakan, almarhum Andreas Duli Manuk adalah tokoh dan guru politik bagi semua. Berpulangnya almarhum Andreas Duli Manuk menyimpan duka yang mendalam bagi masyarakat Kabupaten Lembata dan Flores Timur, serta keluarga besar Partai Golkar NTT terkhusus Lembata karena dalam dirinya terwarisi kepemimpinan politik dan birokrasi yang dinamis, teguh dalam prinsip, komitmen dalam pengabdian.

Almarhum Andreas Duli Manuk, kata Sunur, adalah Bapak semua masyarakat Lembata yang menulis cerita sejarah dari seorang juru tulis di Hadakewa sampai menjadi kepala daerah dua periode di leu auq lewotanah Lembata.

“Saya menyampaikan terima kasih atas jasa-jasa almarhum. Hal-hal yang ditinggalkan akan menjadi pengalaman bagi kita semua untuk melaksanakan aktivitas pembangunan di leu auq lewotanah Lembata ini,” tegas Bupati Sunur.

Dikatakannya, semua yang almarhum Andreas Duli Manuk lakukan adalah komitmen dan persembahan diri almarhum daqmbangun bangsa dan negara teristimewa dalam mengisi dan memberi arti positif bagi otonomi daerah Kabupaten Lembata.

Sebagai bupati pertama Kabupaten Lembata, utqinya, almarhum Andreas Duli Manuk telah meletakkan pilar-pilar dasar daerah dan memepersiapkan masa depan leuauq lewotanah Lembata yang pantas dan layak diwariskan kepada semua masyarakat Lembata.

“Jasa dan pengorbanan almarhum tidak dapat kita balas satu persatu dan yang dapat dilakukan adalah dengan meneruskan apa yang diwariskan almarhum, dalam memajukan leuauq lewotanah Lembata,” tegas Sunur.

Karenanya, ia mengajak semua elen di Lembata untuk satu hati, satu pikiran, dan satu tindakan dalam mengisi otonomi daerah Kabupaten Lembata melalui karya dan perjuangan sesuai profesi masing-masing. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *